31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Museum Patiayam Lakukan Konservasi dan Pendataan Koleksi Fosil

BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, masih terus mengupayakan konservasi dan pendataan fosil purba yang menjadi koleksi di Museum Patiayam, Kabupaten Kudus. Dalam pelaksanaannya, Museum Patiayam melibatkan tim dari Museum Ranggawarsita Jawa Tengah.

Kepala UPTD Museum dan Taman Budaya Disbudpar Kudus Yusron
menjelaskan, konservasi dan investarisasi fosil tersebut dilakukan selama tiga hari. Yaitu mulai Rabu (15/9/2021) hingga Jumat (17/9/2021).

Museum Patiayam bekerja sama dengan Museum Ranggawarsita melakukan konservasi fosil. Foto: Kartika Wulandari.

Baca juga : Banyak Ditemukan Fosil Jenis Bovidae, Museum Patiayam Lakukan Konservasi Fosil

-Advertisement-

Yusron mengatakan, kegiatan tersebut untuk menginventarisasi barang-barang situs purbakala Patiayam, yang merupakan barang temuan tahun 2010- 2020, yang sudah diolah dan menjadi satu utuh.

Kemudian, juga untuk konservasi yatu melakukan perawatan terhadap fosil yang merupakan koleksi dari Museum Patiayam.

“Kegiatan hari ini kita ada 2 tim dari Museum Ranggawasita. Yaitu tim investarisasi dan konservasi. Biasanya kami bekerja sama dengan Museum Sangiran, tapi berhubung pihak saat ini berhalangan karena sedang PPKM, maka kami menjalin kerja sama dengan Museum Ranggawarsita,” ungkapnya.

Selanjutnya, hasil dari konservasi dan inventarisasi tersebut, akan diseminarkan serta menambah koleksi di museum.

“Dengan tambahan koleksi di museum kita, maka akan menambah wawasan juga untuk para pelajar tentang kehidupan orang zaman dahulu di lingkungan Situs Purbakala Patiayam,” jelasnya.

Baca juga : Temukan Fosil di Situs Patiayam, 46 Warga Dapat Tali Asih

Sementara itu, Jamin petugas Museum Patiayam mengatakan, dalam kegiatan tersebut, ada 48 fosil dari 17 spesies, yang terdiri dari hewan gajah, banteng, kerbau, kijang dan masih banyak lagi.

“Untuk fosil yang kita konservasi dan investarisasi adalah fosil yang kerangkanya masih utuh dan deskripsi jenisnya sudah jelas,” jelasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER