31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Temukan Fosil di Situs Patiayam, 46 Warga Dapat Tali Asih

BETANEWS.ID, KUDUS – Sebanyak 46 warga Desa terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus mendapatkan tali asih karena berjasa menemukan fosil di situs Patiayam. Pemberian penghargaan tersebut dilaksanakan di Aula Balai Desa Terban, Rabu (17/3/2021).

Kepala Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran, Iskandar Mulia Siregar menjelaskan, pemberian tali asih ini merupakan amanat UU No 10 tahun 2010. Tali asih ini diberikan kepada masyarakat yang sudah ikut berpatisipasi menemukan fosil manusia ataupun hewan purba. Fosil yang ditemukan warga pun cukup beragam, mulai dari fosil penyu, fosil gajah, dan fosil banteng.

46 warga yang mendapatkan tali asih setelah menemukan fosil di Situs Patiayam. Foto: Kartika Wulandari.

“Ada 45 warga yang mendapat tali asih. Anggaran yang dikeluarkan untuk tali asih kali ini sebanyak kurang lebih Rp 25 juta,” jelasnya.

-Advertisement-

Baca juga: Ini Bedanya Fosil Pubakala Temuan Warga dan Tim Ahli yang Ada di Museum Patiayam

Menurut Iskandar, tali asih yang diberikan oleh BPSMP pun cukup beragam, sesuai dengan jenis fosil yang ditemukan. Jika fosil yang ditemukan tergolong langka serta bagiannya utuh, maka tali asih yang diberikan akan semakin banyak.

“Maka dari itu kami mengimbau, bila ada warga yang menemukan fosil jangan diambil sendiri, sebisa mungkin menghubungi petugas agar proses pengangkatan fosil bisa utuh sehingga nilainya pun juga akan lebih tinggi,” ungkapnya.

Kabid Kebudayaan pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus, RR Lilik Ngesti W menambahkan, kegiatan pemberian tali asih ini sempat berhenti karena adanya pandemi tahun 2020, dan baru digelar kembali hari ini.

Dalam  penemuan fosil kali ini, ditemukan fosil yang sangat langka, yaitu fosil tempurung penyu. Tetapi untuk lebih detailnya belum diketahui karena hal itu membutuhkan waktu yang cukup lama.

Baca juga: Banyak Ditemukan Fosil Jenis Bovidae, Museum Patiayam Lakukan Konservasi Fosil

“Tadi masyarakat dan Kepala Desa Terban mengusulkan adanya pemberian tali asih yang diberikan khusus dari Kabupaten Kudus terhadap masyarakat yang sudah menemukan fosil situs di Patiayam,” tambahnya.

Di sisi lain, salah satu warga Terban, Ahmad Jepri mengatakan, ia berhasil menemukan fosil sebanyak enam tulang rusuk ukuran 1 meter dan kaki banteng ukuran 60 sentimeter. Ia menemukan fosil di Air Terjun Grenjengan pada Desember 2020. Ini merupakan penemuan keduanya di situs tersebut.

“Sebelumnya saya menemukan gading gajah, dan mendapatkan tali asih sebanyak Rp 960 ribu,” bebernya mengakhiri.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER