31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Di Warkoba, Pelanggan Bisa Menikmati Kopi Sambil Baca Buku yang Disediakan

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa pengunjung tampak sedang menikmati kopi sambil bercengkerama di Warkoba, Desa Dersalam, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Beberapa pengunjung lain tampak juga ada yang memilih-milih buku yang ada di rak untuk kemudian di bawa ke mejanya. Rak buku tersebut rupanya jadi pembeda kafe tersebut dengan tempat sejenis lainnya.

Menurut salah satu Pemilik Kafe Warkoba M Naelul Mina, sejak awal dirintis pada 2018, ia memang mengusung konsep warung kopi dengan menyediakan perpustakaan kecil untuk para pengunjung yang suka membaca.

Area outdoor di Warkoba untuk tempat nongkrong pelanggan. Foto: Kartika Wulandari.

“Sesuai dengan namanya Warkoba (warung kopi baca), kami memang mengusung konsep warung kopi literasi. Jadi sambil ngopi bisa baca buku juga,” ujarnya, Rabu (25/8/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Harvest Coffee & Parijoto, Kafe Kekinian dengan Menu Khas Serba Parijoto

Selain menyediakan buku gratis untuk dibaca, di Warkoba juga menyediakan buku untuk para pelangan yang ingin membelinya. Kemudian untuk jam operasionalnya, Warkoba buka setiap hari Senin-Sabtu mulai 10.00 WIB hingga 21.00 WIB, dan khusus Minggu buka mulai 17.00 WIB hingga 22.00 WIB.

“Kami juga berkolaborasi dengan Toko Buku Paris. Jadi di sini ada warung kopi dan juga toko buku,” ucapnya.

Kemudian untuk konsep tempatnya, Muna mengatakan, Warkoba mengangkat konsep warung berbentuk rumahan yang menyediakan tempat indoor dan outdoor. Selain mengangkat konsep literasi, Warkoba juga mengangkat Kopi Muria sebagai menu utamanya.

Saat ini, warkoba mempunyai 2 menu baru yaitu kombucha teh parijito khas muria dan kombucha kopi muria.

Baca juga: Aljava, Kafe Berkonsep Vintage yang Sajikan Menu Western di Kudus

“Hampir semua jenis kopi yang kami gunakan di sini, menggunakan Kopi Muria. Tetapi ada juga kopi tamu untuk memfasilitasi beberapa pembeli,” ucapnya.

Karena warkoba terbentuk dari perkumpulan mahasiswa literasi, Muna pun mematok harga sesuai dengan dompet mahasiswa, yaitu mulai Rp 4 ribu hingga Rp 15 ribu saja.

“Karena saya juga kalangan mahasiswa, jadi Warkoba saya patok dengan harga terjangkau untuk mahasiswa,” tutup Muna.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER