BETANEWS.ID, KUDUS – Aksi Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma bersama Dandim 0722 Kudus Letkol Kav Indarto saat patroli ini menyita perhatian publik. Bagaimana tidak, di tengah ramainya aparat yang melakukan kekerasan saat penertiban Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, mereka malah bagi-bagi Sembako kepada pedagang.
Kapolres dan Dandim mendatangi pedagang makanan yang masih terlihat berjualan di atas pukul 20.00 WIB. Mereka tampak memberi arahan kepada seorang pedagang nasi bungkus supaya mematuhi aturan PPKM Darurat.
Pihaknya meminta agar para pedagang yang berada di jalan Kudus-Jepara mentaati aturan yang berlaku, yakni dilarang melayani makan di tempat. Selain itu, mereka juga mengimbau pedagang untuk menutup warungnya karena sudah melebihi batas waktu yang ditentukan.
Baca juga: Polres Kudus Bagikan Sembako ke Warga Terdampak PPKM Darurat
Pedagang yang mendapat imbauan pun mengeluh bahwa dagangannya belum habis. Hal tersebut membuat Kapolres dan Dandim memborong dagangannya yang belum terjual. Tak hanya itu, pihaknya juga memberikan paket sembako.
Sementara itu, makanan yang diborong langsung dibagikan untuk orang yang membutuhkan. Di antaranya para tukang becak dan orang-orang yang ada di pinggir jalan.
“Saat ini kan lagi masa pandemi. Otomatis kita juga mengimbau masyarakat. Mereka boleh buka, dengan catatan take away saja. Namun, kita juga paham omzet mereka juga mungkin sehari-hari turun,” ujar AKBP Aditya Surya Dharma.
Eko salah satu pedagang angkringan di jalan Kudus-Jepara menyampaikan terima kasih. Ia mengaku senang karena sisa dagangannya diborong dan dibayar sebesar Rp 300 ribu meskipun seharusnnya hanya senilai Rp 100 ribuan. Selain itu juga kami dikasih Sembako.
“Kegiatan penertiban ini bagus sekali. Biasanya saya tutup pukul 20.00 WIB, sekarang mungkin sedang kurang beruntung saja, jadi pukul 21.00 belum tutup,” katanya.
Baca juga: Patroli PPKM Darurat, Kapolres Kudus Minta Warga Patuhi Kebijakan Pemerintah
Pada saat kondisi normal, kata dia, angkringan tersebut buka hingga dini hari. Namun, sekarang hanya sampai pukul 20.00 Wib.
Ia mengaku bersyukur sisa jajanan yang belum terjual itu dibeli semua oleh polisi, sehingga bisa dijadikan sebagai tambahan modal.
“Kegiatan ini bagus sekali, saya sangat senang dapat bingkisan Sembako juga dari bapak bapak Polisi dan TNI,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

