Kades Colo Alokasikan Dana Infrastruktur Sebesar Rp 100 Juta untuk Bantu Warganya

BETANEWS.ID, KUDUS – Kepala Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus mengalihkan dana pembangunan infrastruktur desa untuk bantu warganya. Dana yang disisihkan dari refocusing itu sebanyak Rp 100 juta dan sedianya akan digunakan untuk pembuatan gorong-gorong, jalan usaha tani, hingga anggaran pembangunan kantor.

“Anggaran yang terkumpul kita peruntukkan bagi warga yang belum mendapatkan bantuan sosial. Seperti BLT, PKH, hingga BST,” kata Kepala Desa Colo, Destari Andryasmoro, Kamis (15/7/2021).

Penyaluran bantuan logistik untuk warga Colo yangterdampak pandemi. Foto: Ist.

Totalnya, lanjut Destari, ada 460 paket bantuan yang didistribusikan ke warganya. Bukan per KK, sebab jika dihitung setiap KK, jumlahnya ada 1.300. 

-Advertisement-

“Sementara anggarannya terbatas. Jadi kita fokuskan ke setiap rumah,” lanjutnya.

Baca juga: Polres Kudus Bagikan Sembako ke Warga Terdampak PPKM Darurat

Setiap paket yang didistribusikan, terdapat beberapa bahan pokok yang disiapkan. Mulai dari beras, minyak goreng, gula, dan satu kaleng sarden. Untuk setiap paket, dikatakan Destari setara dengan Rp 150 ribu setelah dipotong pajak.

Kebijakan yang dipilih Destari ini juga merupakan usaha Pemdes Colo membantu perekonomian warganya yang terdampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) selama sekitar dua bulan terakhir. 

“Kami juga merasa kasihan kepada warga yang mengandalkan wisata dan diharuskan tutup selama sekitar dua bulan terakhir ini. Jadi mereka kesulitan mencari pemasukan. Jadi kami berusaha membantu mereka dengan me-refocusing anggaran pembangunan,” katanya.

Pihaknya juga menjelaskan, penyaluran bantuan ini dilakukan sekali. Dalam waktu satu hari, semuanya sudah tersalurkan ke semua warga yang membutuhkan.

“Kami kerahkan semua perangkat. Termasuk linmas, lalu kami bagi jadi empat tim. Sehingga sudah rampung sekitar pukul 14.00 WIB,” ungkapnya.

Saat memberikan bantuan ke setiap rumah, para warga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Pemdes Colo atas bantuan yang diberikan. Di samping para warganya yang menginginkan agar semua tempat wisata di Colo bisa segera dibuka. Terlebih saat PPKM Darurat selesai. 

Baca juga: KI Jateng Minta Kepala Daerah Tak Hanya Mengimbau, tapi Harus Juga Beri Bantuan

“Harapan warga semua wisata di Colo bisa segera dibuka. Agar roda perekonomian kembali berjalan. Karena dengan bekerja, entah mereka yang tukang ojek atau pun pedagang, kalau sudah dibuka mereka percaya rezeki akan mengalir,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Adi Sadhono mengatakan, Desa Colo menjadi satu-satunya desa yang menggeser anggaran pembangunan untuk memberikan bantuan logistik untuk warganya. Sebab, seperti yang diketahui, para warga di Desa Colo menggantungkan pemasukan dari sektor wisata.

“Setahu saya hanya Desa Colo untuk yang bantuan pangan. Karena mayoritas warga di Colo menggantungkan ekonominya di sektor wisata religi Sunan Muria. Tapi mayoritas desa di Kudus menyediakan bantuan sembako bagi warganya yang isolasi mandiri,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER