31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Tracing Masif Disebut Jadi Penyebab Masih Tingginya Kasus Covid-19 di Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus hingga pekan ini terbilang masih cukup tinggi. Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus melaporkan, hingga Jumat (11/6/2021), ada 2.255 pasien aktif.

Plh Kepala DKK Kudus Mas’ut mengatakan, masih tingginya kasus Covid-19 di Kudus tersebut, menurutnya karena tracing atau penelurusan kepada mereka yang kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, dilakukan secara masif.

Dalam sehari, Mas’ut mengatakan, bahwa tracing bisa dilakukan kepada sekitar 2.000 orang. 

-Advertisement-

Baca juga : Hasil Tes Negatif, 98 Pasien Covid-19 yang Diisolasi di Donohudan Pulang ke Kudus

“Memang tingginya angka ini bisa terjadi karena masifnya kita melakukan tracing. Pelaksanaan tracing ini memang kita galakkan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sehari kita bisa melakukan tracing hampir 2.000-an orang daripada kontak erat yang terkonfirmasi positif,” jelasnya kepada awak media, Jumat (11/6/2021).

Bukan hanya itu, penambahan kasus positif ini bukan hasil tracing dalam sehari saja. Hasil yang keluar ini ada juga yang berasal dari tes Polymerase Chain Reaction (PCR) maupun tes rapid antigen, di mana hasilnya keluar beberapa hari setelahnya. Tidak bisa di hari itu juga langsung keluar.

“Mungkin secara bersamaan bisa melonjak semua,” lanjutnya.

Kasus aktif yang bertambah ini pula diikuti dengan bertambahnya kasus pasien yang terkonfirmasi sembuh. Di hari yang sama, DKK melaporkan bahwa ada 186 orang dinyatakan sembuh. Menambah angka kesembuhan atas kasus covid-19 di Kabupaten Kudus selama ini menjadi 7.271 orang dari 10.353 kasus yang telah terkonfirmasi. 

Selain menggalakkan kegiatan tracing di setiap wilayah di Kudus, pihaknya juga menggalakkan kegiatan vaksinasi. Ia juga mengapresiasi apa yang dilakukan tim Jogo Tonggo dalam upayanya menegakkan PPKM Mikro. Dengan dibantu personel TNI/Polri, berhasil meningkatkan kesadaran warga Kudus untuk mematuhi protokol kesehatan.

Baca juga : Pemkab Persiapkan Isolasi Terpusat di Kudus Sendiri

“Kita melihat ke desa hampir semuanya memakai masker. Ini sudah menjadi budaya,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, kesadaran terhadap protokol kesehatan ini bisa dilakukan terus nantinya. Selalu memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, dan mengurangi mobilitas.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER