BETANEWS.ID, KUDUS – 25 Sekolah Dasar (SD) dan 11 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kudus hari ini punya kepala sekolah baru. Dilantik langsung oleh Bupati Kudus HM Hartopo di Pendapa Kabupaten Kudus, puluhan orang tersebut diharapkan memiliki program yang baru dan stategis demi pendidikan semua anak didik.
“Saya harap kepala sekolah yang baru bisa berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di sekolahnya. Terutama pembelajaran saat pandemi,” kata Hartopo, Jumat (28/5/2021).
Hartopo menegaskan, kepala sekolah wajib memupunyai sifat empat sehat lima sempurna, yaitu Jujur, disiplin, loyal, mau bekerja sama, dan terakhir harus pintar.
Baca juga: Lantik 36 Kepala Sekolah, Hartopo: ‘Saya Nantikan Inovasinya, Program yang Tak Monoton’
Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Dian Vitayani Winahyu menambahkan, sebelumnya ada 11 SMP yang belum memiliki kepala sekolah. Hari ini, semuanya telah resmi miliki kepala sekolah, lewat surat keputusan Bupati Kudus nomor 821.2/303/2021 tentang pengangkatan atau pemindahan guru yang diberi tugas sebagai kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus.
11 sekolah yang dimaksud Dian adalah SMP 1 Jekulo, SMP 3 Kudus, SMP 4 Kudus, SMP 4 Kudus SMP 2 Jati, SMP 1 Kaliwungu, SMP 2 Undaan, SMP 3 Jekulo, SMP 3 Bae, SMP 3 Satu Atap Gebog, dan SMP 3 Satu Atap Undaan.
“Semua kepala sekolah yang dilantik hari ini ada 36 orang. 11 SMP dan sisanya kepala SD,” kata Dian saat dihubungi lewat sambungan telpon.
Pihaknya pun merincikan sekolah-sekolah dasar yang memiliki kepala sekolah baru. Ada SD 3 Barongan, SD Glantengan, SD 2 Kaliputu, SD 1 Bakalankrapyak, SD 4 Ngembal Kulon, SD 1 Loram Wetan, SD 4 Medini, SD 2 Kutuk, SD 2 Lambangan, SD 2 Lambangan, SD 2 Gulang, dan SD 2 Kirig.
Baca juga: Pemkab Kudus Segera Siapkan Uji Coba Kuliah Tatap Muka
Lalu ada SD 7 Gondoharum, SD 6 Tanjungrejo, SD 4 Karangbener, SD 1 Panjang, SD 3 Besito, SD 3 Karangbener, SD 1 Ngembalrejo, SD 1 Karangmalang, dan SD 5 Kedungsari. Selanjutnya ada SD 7 Gondosari, SD 3 Kajar, SD 2 Margorejo, dan terakhir ada SD 3 Puyoh.
Namun, puluhan SD yang disebutkan belum sepenuhnya mengsisi semua kekosongan kepala sekolah dari kebutuhan yang diharapkan. Hanya saja, kata Dian, ketersediaan yang ada hanya 25 orang saja, oleh sebab itu hanya 25 SD yang memiliki kepala sekolah baru.
“Masih banyak sekolah yang belum terisi. Tapi karena ketersediaan kepala sekolah sekolah kita baru segitu, kita baru bisa menjangkau itu. Posisi kepala sekolah yang masih kosong, masih dengan pola kepemimpinan Plt,” tutup Dian.
Editor: Ahmad Muhlisin

