BETANEWS.ID, SOLO – Otomotif Indonesia terutama sepeda motor listrik sedang banyak diperbincangkan. Pasalnya motor listrik karya anak bangsa, yaitu Gesits, kini sudah dipasarkan. Salah satunya yaitu di Kota Solo.
Motor listrik Gesits sendiri merupakan impian anak bangsa yang ingin mewujudkan Tanah Airnya yang mandiri dalam bidang transportasi, teknologi dan industri. Sejarah awalnya, motor listrik Gesits tercipta karena kerjasama antara Garansindo dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) di tahun 2018 silam.
Karena dukungan pemerintah yang tinggi pada motor listrik Gesits, mendorong terwujudnya kerjasama yang terjalin untuk produksi, pemasaran, dan operasional. Kerjasama ini terwujud antara akademisi, BUMN dan pihak swasta.

Baca juga : Honda PCX, Pelopor Motor Anti Maling
Untuk warga Solo yang ingin menggunakan teknologi terbaru ini, Gesits sudah resmi dijual di Kota Solo sejak awal tahun ini. Dilernya sendiri berada di Jalan Yos Sudarso Nomor 195 A, Kratonan, Solo.
Buntaran, pemilik diler resmi Gesits di Kota Solo mengatakan, kendaraan satu ini menggunakan energi baterai yang bisa diisi ulang, sehingga membuat kendaraan yang satu ini ramah lingkungan dan juga bebas emisi.
“Terasa sekali, kalau pakai sepeda motor ini, nggak ada suaranya,” ujarnya kepada Betanews.id, Senin (3/5/2021).
Motor listrik Gesits menggunakan tenaga listrik dengan daya motor 5 KW. Dari daya ini, diklaim bisa menempuh jarak sejauh 100 kilometer dalam daya baterai penuh. Untuk performanya sendiri bisa mencapai kecepatan maksimal kurang lebih 70 km/jam.
Adapun dimensinya, 1.910 mm × 695 mm × 1.110 mm dengan mesin motor 10kW 96VDC brushless permanent magnet berpendinginan udara. Mempunyai baterai berjenia Li-ion 1,98 kWh, 97.2 VDC yang dapat melaju 85-100 kilometer untuk setiap kali chargenya.
Mempunyai performa dengan kecepatan 110 km/jam dan atorsi 15 Nm, motor ini juga dilengkai dengan shsoensi Telescopic di bagian depan, Swing Arm, Mono-Shock di belakang. Di bagian rem menggunakan Hidrolic Piston tunggal pada bagian depan dan menggunakan tromol pada bagian belakang.
“Dengan jarak tempuh 50 kilometer untuk muter-muter di Solo, saya rasa sangat cukup. Ya kalau mau dibelikan baterai lagi bisa ada ruang untuk baterai tambahannya. Cuma ya harganya cukup mahal, sekitar Rp 7 juta untuk satu baterainya,” paparnya.
Tampil berbeda di industri kendaraan di Indonesia, Garansindo memberikan jaminan garansi selama 3 tahun. Selama 4 bulan Gesits hadir di kota Solo, sudah terjual 6 unit yang dibeli oleh masyarakat.
“Kita terus melakukan sosialisasi, memberikan brosur kepada masyarakat, kalau ada yang mau test drive kita juga sediakan unitnya,” kata dia.
Ia juga berharap, kedepannya masyarakat lebih mengenal teknologi yang lebih maju dan pastinya ramah lingkungan.
Baca juga : Bedah Spesifikasi Lengkap Motor 250 cc Paling Garang, Kawasaki Ninja ZX-25R
“Karena ini kan energi terbaru ya, kalau ke depannya juga pasti kita akan ke listrik juga kan. Masyarakat harus mengubah pola pikirnya biar nggak kaget, loh kok cepet habisnya. Kalau bensin ya bisa langsung masuk ke pom, lha kalo ini harus di charge,” sambungnya.
Untuk mengisi ulang daya, katanya, hanya membutuhkan waktu 3 hingga 4 jam. Bagi masyarakat yang minat untuk meminang motor elektrik karya anak bangsa ini bisa dibanderol di kisaran harga Rp 28 juta.
“Bulan ini karena Ramadan Sale harganya turun jadi Rp 27 juta saja, periode sampai akhir bulan Mei ini,” pungkasnya.
Editor : Kholistiono

