BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa pembeli terlihat sedang menunggu pesanan di Warung Penyet Mbak Dian yang berada di tepi Jalan Kapt Ali Mahmudi, sebelah timur pertigaan Desa Panjang RT 1 RW 1, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Di sisi lain, seorang pria berbaju warna merah sedang memanggang lele. Pria tersebut yakni Muhammad Sukron (26), pemilik Warung Penyet Mbak Dian.
Setelah melayani pembeli, Sukron sapaannya, bersedia berbagi informasi tentang usaha yang dirintis sejak 17 Juli 2017 lalu itu. Dia mengatakan, menurut pelanggan, keunggulan warung penyetnya tersebut ada di sambal yang enak dan beda dengan yang lain.

“Selain sambal, di sini nasi juga bisa mengambil sendiri dengan sepuasnya dengan harga Rp 5 ribu, bagi yang makan di sini,” bebernya, Senin (15/2/2021).
Baca juga: Mencicipi Mi Ayam Rica-Rica yang Enaknya Tiada Banding di Kudus
Sukron mengungkapkan, warung penyet miliknya itu menyediakan beberapa menu. Di antaranya ayam, mentog, nila, lele, tahu tempe, telur, kepala ayam, dan jeroan. Dari semua menu yang tersedia itu bisa digoreng dan dibakar, tergantung pembelinya. Selain itu, dia juga menyediakan ungkep utuh.
“Harga ungkep utuh kisaran antara Rp 60 ribu hingga Rp 70 ribu. Menu bakar kisaran Rp 3 ribu hingga Rp 19 ribu, gorengan kisaran antara Rp 2,5 ribu hingga Rp 18 ribu,” rinci warga Desa Panjang RT 1 RW 1, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus itu.
Dia menjelaskan, awal mula merintis usaha tersebut lantaran pada awalnya sering mengirim bebek ke penjual Penyetan Lamongan yang ada di Kabupaten Kudus. Kurang lebih ada tujuh pedagang yang ia kirimi setiap hari. Karena banyak peminat, dia memulai usahanya dengan dipasarkan melalui online. Selanjutnya, ia membuka warung penyet hingga kini banyak pelanggan yang datang.
Dalam sehari, ia bisa menjual 15 ekor ayam, 10 ekor mentok, 10 ekor bebek, lele 7 kilogram, dan 3 kilogram nila.
Baca juga: Harganya Rp 10 Ribuan, Steak Ayam di Waregg Steak & Shake Ini Terkenal Enak
“Kebanyakan pembeli dari Kudus, ada juga dari Demak dan Jepara. Selain itu kami juga sering kali mendapat pesanan dari pegawai perbankan yang ada di Kudus untuk makan siang,” katanya di warung yang buka mulai pukul 11.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB itu.
Salah satu pembeli, Fani Putra mengaku sering berlangganan di Warung Penyet Mbak Dian. Setiap seminggu dua kali dia mampir ke tempat tersebut. Menurutnya, yang menarik dari warung tersebut dari sambalnya yang berbeda dengan yang lain.
“Sambal di sini enak banget. Beda dengan sambal di tempat lain,” tutupnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

