Mbok Ngopi, Kafe Berkonsep Tradisional yang Unik dengan Menu-Menu Menarik

BETANEWS.ID, KUDUS – Sebuah kafe yang bernuansa klasik dengan dekorasi serba tradisional di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus terlihat cukup ramai, Senin (25/01/2021). Nuansa klasik dengan paduan lampu warna kuning di beberapa sudut menambah keelokan tempat tersebut di malam hari. Tempatnya yang strategis dan berada dekat dengan Universitas Muria Kudus, membuat para pengunjungnya kebanyakan anak muda.

Masuk ke dalam, pengunjung akan dimanjakan dengan dekorasi kafe yang didominasi bambu, mulai dari tiang, dinding, hingga atap. Bambu-bambu itu diatur sedemikian rupa hingga terlihat indah dan membuat pengunjung betah berlama-lama di tempat tersebut. Selain bambu, di kafe Mbok Ngopi juga punya koleksi gerabah, mulai dari wajan, penggoregan, tungku, hingga gelas. Disertai dengan foto-foto hitam putih yang dipasang di dinding kafe yang membuatnya terlihat epik. Apalagi dengan adanya tulisan-tulisan filosofi jawa yang membuat tempat itu semakin menarik. 

Baca juga: Menu Khas Kopi Inspirasi yang Nikmat dan Disukai Banyak Kalangan

-Advertisement-

Owner Mbok Ngopi, Dimas Wahyu menjelaskan, coffee shop yang dirintis pada Agustus 2015 itu punya konsep tradisonal dengan menu-menu variatif dan kekinian. Menu tersebut meliputi kopi arabika tubruk, kopi tarik, berbagai minuman jus, serta makanan yang digemari anak muda pun tersedia. Seperti sempolan, nugget, kentang, dan mi. Harga di menu pun pas untuk mahasiswa, yakni di kisaran harga Rp 10 ribu – Rp 15 ribu saja.

“Menu spesial yaitu kopi tarik dengan cara penyajian yang unik. Sehingga membuat kopi memiliki cita rasa yang khas,” bebernya.

Selain itu ada juga penyajian kopi dengan tetap mempertahankan konsep tradisional, yang dinamakan kopi klotok. Kopi ini direbus di panci dengan menggunakan kualitas biji kopi terbaik Muria asli dan memakai susu evapora asli. Proses pembuatan kopinya memakan waktu sekitar 15 menit.

Kafe ini buka setiap pukul 15.00 dan tutup dimalam hari namun karena adanya peraturan pemerintah yang baru PSBB kafe ini sudah tutup pada pukul 19.00.

“Kafe ini buka sore hari sampe malam. Namun karena PSBB kami tetap mengikuti aturan dengan menutup kafe maksimal pukul 19.00 WIB,” pungkas Dimas.

Penulis: Ima Lukluk Atunnisa (Mahasiswa Magang UIN Walisongo)

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER