BETANEWS.ID, KUDUS – Sejumalah siswa mengenakan jas berwarna biru tampak duduk dengan jarak lebih satu meter di Gedung H Lantai 3, SMK Wisudha Karya, Kudus. Mereka terlihat sedang mendengarkan sambutan seorang pria yang ada di depan. Pria itu yakni Fakhrudin (42), Kepala SMK Wisudha Karya.
Setelah acara, dia berbagi informasi kepada betanews.id tentang kegiatan Launching Pendidikan dan Pelatihan Magang ke Jepang se-Jawa Tengah, oleh Hamaren Education Center. Pihaknya ditunjuk sebagai tuan rumah saat penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan untuk persiapan.
Baca juga : Siswa SMK Wisudha Karya Kudus Juarai LKS Tingkat Nasional
“Tanggal 10 Desember 2020 lalu ada webinar dari Kementerian Pendidikan, kerja sama dengan kedutaan Jepang. Kemudian mengadakan program magang di Jepang. Mungkin karena saya yang antusias berkomunikasi, jadi ditunjuk pusat pelatihan magang di Jawa Tengah,” terangnya, Kamis (11/2/2021).
Fakhrudin mengaku, sudah mempersiapkan ruangan untuk pelaksanaan pelatihan. Terkait kapasitas dan protokol kesehatan juga sudah diperhatikan. Sehingga mulai hari Senin (15/2/2021) mendatang sudah bisa dimulai.
Selain persiapan bahasa Jepang, para siswa akan dipersiapkan mulai dari pembinaan fisik dan mental. Semua siswa yang berminat akan didampingi hingga siap untuk berangkat.
“Senin mendatang sudah dimulai untuk siswa kami. Sedangkan untuk siswa dari luar daerah akan dimulai sekitar bulan April 2021, menunggu selesai ujian. Dalam proses penguasaan bahasa tentu setiap siswa membutuhkan waktu berbeda-beda, dan kami akan mendampingi hingga memenuhi syarat untuk berangkat,” bebernya.
Baca juga : SMK Wisuda Karya Kudus Sudah Lakukan Pembelajaran Tatap Muka
Nantinya, pelatihan dilaksanakan sore hari, setelah pelajaran sekolah. Dan semua jurusan yang berminat boleh mengikuti program tersebut. Dia juga merinci jumlah peserta yang akan ikut magang ke Jepang.
“Jumlah siswa yang terdaftar hingga saat ini ada 47 peserta. Dari SMK Wisudha Karya Kudus ada 27 peserta, SMKN 1 Windusari Magelang satu peserta. Lalu SMK Negeri Tembarak Temangggung ada sepuluh peserta, SMKN 2 Temanggung hanya satu peserta, SMK Muhammadiyah 2 Turi Sleman ada delapan peserta,” rincinya.
Editor : Kholistiono

