31 C
Kudus
Jumat, Februari 13, 2026

Sukses Curi Perhatian Penonton, Fatayat NU Kudus Persiapkan Film Mbatil Bagian Kedua

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa perempuan berhijab dan dua orang pria tampak duduk memegangi beberapa lebar kertas yang distaples. Satu orang pria yang mengenakan baju putih aktif memberikan arahan. Tak berapa lama masih tetap memegang kertas, dua perempuan berdiri melakukan obrolan. Kemudian dilanjut oleh rekan lainnya. Sesekali mereka terlihat tertawa riuh bersama. Mereka adalah bagian dari PC Fatayat NU Kudus sekaligus pemeran dalam Film Mbatil yang sedang reading naskah untuk film part kedua.

“Kegiatan ini reading naskah untuk film Mbatil part kedua. Sekaligus latihan dialog serta sutradaranya memberi arahan tentang ekspresi dan gerakan yang nanti dilakukan,” ujar Nik Hayati selaku Ketua Pimpinan Cabang Fatayat NU Kudus kepada Betanews.id, Rabu (23/12/2020).

Para pemain Film Mbatil sedang berlatih melafalkan dialog. Foto: Rabu Sipan

Baca juga : Film Mbatil Karya Fatayat NU Kudus Raih Juara Satu

-Advertisement-

Perempuan yang akrab disapa Nil itu menambahkan, setelah Film Mbatil yang pertama menang lomba dan lumayan sukses di chanel Youtube, dia bersama rekannya di PC Fatayat NU Kudus memutuskan untuk membikin Film Mbatil part kedua. Menurutnya, Film Mbatil part kedua selain tetap ada nilai edukasi tentang perempuan, juga sebagai klarifikasi kekeliruan yang ada di Film Mbatil pertama.

“Ya, Film Mbatil part kedua ini untuk klarifikasi kesalahan dialog di film Mbatil pertama. Kemasan klarifikasinya nanti ada dialog dalam film. Namun tetap, Film Mbatil part kedua nantinya juga ada nilai edukasi lainnya tentang perempuan. Sebab, kami bikin film itu untuk media dakwah dan serta untuk memperkenalkan Fatayat NU ke semua lapisan masyarakat, termasuk generasi milenial,” ungkap perempuan yang sudah dikaruniai tiga anak tersebut.

Sedangkan Miftahurrohmah, Penulis Naskah Film Mbatil part satu dan part kedua menuturkan, Film Mbatil part kedua nantinya alur ceritanya lanjutan dari Film Mbatil yang pertama. Namun nilai edukasinya berbeda. Jika yang pertama tentang stop kekerasan terhadap perempuan dalam rumah tangga, nanti yang kedua nilai edukasinya agak berbeda, tetapi masih dalam koridor kesetaraan tentang perempuan.

“Film Mbatil part kedua nanti nilai edukasinya berbeda dari yang pertama. Namun masih dalam koridor kesetaraan tentang perempuan. Sebab kesetaraan tentang perempuan itu kan macam – macam ya,” ujar perempuan yang akrab disapa Miftah tersebut.

Warga Dukuh Kauman, Desa Besito, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus itu menuturkan, dalam Film Mbatil part kedua nantinya, ada satu pemeran yang digantikan dengan karakter lainnya. Serta nantinya juga ada tambahan dua pemain dengan karakter yang berbeda. Berarti kalau di Film Mbatil pertama ada tujuh pemain nantinya di Film Mbatil part kedua ada sembilan pemain.

“Nantinya di Film Mbatil ada dua karakter tambahan. Satu karakter guru dan satunya lagi, em.. rahasia ya. Pokoknya Film Mbatil part kedua ini akan lebih seru tapi tetap ada nilai edukasi tentang perempuan,” jelas Miftah yang bikin penasaran.

Disinggung apakah nantinya setelah Film Mbatil part dua, ada film lanjutannya lagi, dia mengaku hal itu dipasrahkannya kepada sahabat – sahabat PC Fatayat NU Kudus. Sebab, jika dilanjutkan, tentu harus dana untuk produksi pembuatan film. Kalau dia pribadi berharap Film Mbatil nantinya bisa terus berlanjut.

Sebab, kata dia, di era milenial masyarakat itu lebih tertarik nonton film di Youtube dari pada membaca. Apalagi harus duduk berjam – jam untuk ikut seminar sosialisasi tentang kesetaraan perempuan. Jadi menurutnya, lewat chanel Youtube PC Fatayat NU Kudus, Film Mbatil yang penuh nilai edukasi bisa jadi media dakwah yang cukup efektif.

“Kalau saya pribadi berharap Film Mbatil nantinya tidak hanya berhenti di part kedua. Namun ada lanjutannya terus. Saya juga sudah ada beberapa poin – poin yang bisa diangkat dijadikan film pendek. Tapi ya semua saya kembali kepada sahabat – sahabat PC Fatayat NU Kudus,” ucapnya.

Baca juga : Film Mbatil Karya Fatayat NU Kudus, Kampanyekan Anti Kekerasan Terhadap Perempuan

Dia mengatakan, informasi dari para sahabat PC Fatayat NU Kudus, kendala dalam membikin film pendek itu di dana biaya produksi. Dia berharap, karena ini adalah film edukasi tentang kesetaraan perempuan, nantinya ada pihak yang mau mensuport atau mensponsori pembuatan Film Mbatil di part berikutnya.

“Harapan kami semoga ada pihak yang mau support dan mensponsori pembuatan film lanjutannya. Agar kami PC Fatayat NU Kudus bisa terus berkarya, berdakwah, dan memberi nilai edukasi terhadap perempuan lewat film pendek,” harap Miftah yang diamini rekan – rekannya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER