BETANEWS.ID, KUDUS – Dalam upaya penanggulangan bencana dan penyakit pada musim hujan, Ansor Kudus menggelar kegiatan “Resik-Resik” serentak di 39 titik di Kabupaten Kudus. Sasaran yang dibersihkan yakni lingkungan dan sarana ibadah.
Dasa Susila, Ketua GP ANSOR Kudus menjelaskan, kegiatan tersebut sebagai bentuk upaya kepedulian Ansor Kudus terhadap lingkungan. Menurutnya, menghadapi musim hujan banyak permasalahan aliran air, baik di sungai maupun di selokan yang diakibatkan oleh sampah yang menumpuk.
Baca juga : Ansor Kudus Targetkan Free WiFi di 100 Lokasi untuk Belajar Daring
“Kader Ansor dan Banser Kudus memandang penting kegiatan ini. Kami menggandeng stakeholder di wilayah masing-masing untuk mengurai permasalahan aliran air dengan kegiatan bersih-bersih,” katanya, Minggu (6/12/2020) pagi.
Pria yang akrab disapa Dasa itu melanjutkan, generasi muda harus menjadi pelopor di tengah masyarakat. Terutama Ansor dan Banser harus menjadi contoh agar masyarakat peduli terhadap lingkungan sekitar.
Dengan aksi bersih-bersih itu, Dasa berharap masyarakat bisa tergugah dan sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Sehingga masyarakat Kudus bisa terhindar dari bencana banjir dan penyakit.
“Kami berharap setelah kegiatan ini masyarakat semakin meningkatkan gotong royong. Agar lingkungan kita tetap bersih dan sehat serta asri,” harapnya.
Baca juga : Kisah Perjuangan Munif yang Jadi Inspirasi Film Ayah Karya Ansor Kota Kudus
Ia juga menambahkan, tak luput dari wabah Covid-19 di Kudus yang kembali meningkat, pihaknya juga memfokuskan pembersihan tempat ibadah. Hal itu tak lepas dari upaya untuk memutus mata rantai Covid-19.
“Kegiatan ini juga difokuskan ke sarana ibadah. Dengan lingkungan yang bersih, berharap kami jemaah merasa nyaman dan aman dari Covid-19 ketika melaksanakan ibadah,” tambahnya.
Editor : Kholistiono

