BETANEWS.ID, KUDUS – Di Masjid Nurul Huda, Desa Mejobo, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, terlihat anak perempuan dan laki-laki berjalan setelah menerima santunan dari Yayasan Rumah Sahabat Kusuma. Ia adalah Kafia Syahda Annazila (13) dan adiknya Mayzar Arly Fatoni (11). Kafia sapaan akrabnya, mengaku senang dan terbantu dengan adanya yayasan tersebut.
Warga Desa Mejobo RT 08 RW 04, itu mengaku akan menggunakan uang santunan untuk membeli alat tulis. Selain itu, dia juga akan membeli kuota untuk pembelajaran daring.

“Saya sangat senang, bantuan ini akan saya gunakan untuk membeli alat tulis dan kuota. Kan saat ini masih pembelajaran daring, jadi saya butuh kuota,” kata Siswi MTS 2 Kudus itu, Senin (30/11/2020).
Baca juga: Yayasan Rumah Sahabat Kusuma Donasikan Rp 21,7 Juta untuk Yatim Piatu dan Duafa Desa Mejobo
Dia berharap, Yayasan Rumah Sahabat Kusuma bisa sukses dan semakin berkembang. Agar ke depan lebih banyak lagi orang yang terbantu.
“Semoga yayasan ini sukses, karena sangat membantu kami yang kekurangan,” harapnya.
Ditemui di lokasi yang sama, Muhaimin Kamal (45), selaku penasihat yayasan, bercerita tentang yayasan tersebut. Berawal dari belum adanya wadah untuk menjembatani kesenjangan ekonomi yang ada di Desa Mejobo, kemudian muncullah gagasan mendirikan yayasan itu.
“Kalau kami lihat kondisi ekonomi di Desa Mejobo kan mayoritas tergolong menengah ke atas. Tetapi belum ada wadah untuk menjembatani bagi warga yang masih membutuhkan di sini,” terangnya.
Baca juga: Peduli Anak Yatim, Kaum Milenial di Mejobo Kudus Dirikan Rumah Sahabat Kusuma
Hingga saat ini, pihaknya masih memetakan orang-orang yang berpotensi untuk menjadi donatur atau orang tua asuh. Kemudian mereka mendatangi satu per satu untuk ditawarkan sebagai donatur tetap di Yayasan Rumah Sahabat Kusuma.
“Kami masih mencari siapa saja yang mau jadi orang tua asuh bagi anak-anak kurang mampu itu,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

