SMK RUS, Sekolah Animasi Kualitas Internasional yang Punya Fasilitas Keren

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria berkacamata terlihat memasuki ruangan bertuliskan Animation Studio di SMK Raden Umar Said (RUS). Setelah menyapa beberapa orang yang duduk di depan komputer, ia kemudian mendatangi salah satu di antaranya. Ia tampak menjelaskan sesuatu pada orang tersebut. Pria tersebut adalah Rico Andriansyah (29), Guru SMK Raden Umar Said.

Sambil berjalan mengenalkan berbagai fasilitas di sekolah binaan Djarum Foundation itu, Rico menjelaskan berbagai hal di sekolah tersebut. Ia mengatakan, SMK RUS merupakan sekolah yang mempunyai jurusan fokus pada bidang digital. Jurusannya ada lima, yaitu Produksi Grafika yang memfokuskan pembuatan desain grafis, jurusan DKV untuk yang ingin belajar animasi, fotografi, dan videografi, kemudian Jurusan Animasi untuk mempelajari pembuatan film dan mengolah gambar menjadi 3D, dan terakhir jurusan RPL untuk pembuatan aplikasi game.

Salah seorang lulusan SMK RUS yang kini telah bekerja di sekolah tersebut. Foto: Kartika Wulandari.

“Desain Grafika dan Produksi Grafika itu merupakan jurusan pertama saat pendirian SMK RUS. Lalu tahun 2015 SMK RUS menambah jurusan lagi, yaitu DKV, RPL, dan Animasi,” ungkapnya, Rabu (11/10/2020).

-Advertisement-

Baca juga: Siswa SMK RUS Sabet Medali Emas LKS Nasional Bidang Desain Animasi Game 3D

Untuk sistem pembalajarannya, lanjut Rico, SMK RUS memiliki tambahan kurikulum untuk para siswanya. Tujuannya agar siswanya bisa merasakan langsung orientasi lapangan kerja industri, khususnya di industri film animasi.

Di SMK RUS siswanya diberikan dua bekal sekaligus, yaitu bekal pelajaran umum dan bekal pelajaran jurusan yang dipilih. Sejak kelas X, siswa sudah memilih jurusan yang diinginkan, lalu untuk kelas XI siswa diharuskan mengikuti PPL selama setahun untuk jurusan animasi dan enam bulan untuk jurusan desain grafika, produksi grafika, DKV, RPL. Lalu untuk kelas XII siswa SMK RUS akan diberikan tugas akhir sesuai jurusan masing-masing.

“Karena kita SMK yang berbasis industri, maka kita sebisa mungkin memberikan fasilitas agar siswa bisa merasakan orientasi pekerjaan di lapangan, tetapi masih di lingkup sekolah. Dan jika sudah lulus, siswa bisa melamar di studio SMK RUS untuk bekerja,” beber Rico.

Selama enam tahun berkembang menjadi SMK dengan orientasi industri, kini siswa SMK RUS sudah membuat empat film animasi. Dua film pertama yaitu Pasoa dan Sang Pemberani sudah pernah tayang di SCTV. Lalu yang kedua Unstring your heart (Best student creation – Hellofest Kansas), yang ketiga GooGoo Space Journey (Youtube), dan terakhir Wakakibo (nominasi di Asian Animation Summit 2020).

Baca juga: SMK RUS Kudus Menuju Revolusi Industri 4.0, Ita : ’Keterampilan Saja Belum Cukup’

Selain membuat hasil karya film animasi, para siswa yang sedang PKL juga sudah mengerjakan proyek-proyek dari perusahaan seperti Djarum, Toyota, Daihatsu, Saloka, sampai perusahaan luar negeri dari Singapura.

“Semoga SMK RUS bisa terus menjadi sekolah yang unggul dan bisa memfasilitasi alat dan tempat, agar siswa lebih nyaman untuk berkarya,” tukas Rico.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER