31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Dampak Covid-19, Target PAD Museum Kretek Direvisi Hingga Rp 200 Juta

BETANEWS.ID, KUDUS – Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Museum Kretek direvisi dari Rp 473 juta menjadi Rp 273 juta. Hal itu disebabkan sepinya pengunjung yang datang ke museum karena pandemi Covid-19.

Kepala UPTD Museum dan Taman Budaya Yusron menuturkan, pihaknya merevisi PAD, karena merasa kesulitan memenuhi target. Sebab, sejak April 2020 hingga Juli 2020 Museum Kretek tutup.

Baca juga : Banyak Generasi Muda Tak Tahu Cagar Budaya Kudus, Disbudpar Galakkan Belajar di Museum

-Advertisement-

“Tutupnya empat bulan. Baru buka tanggal 7 Agustus 2020 kemarin. Jadi memang tidak bisa mencapai target,” tuturnya Senin (5/10/2020).

Yusron menjelaskan, realisasi pendapatan dari bulan Januari hingga Agustus 2020 yakni sebesar Rp 153,9 juta. Sehingga, jika PAD murni Rp 473 juta, pihaknya masih kurang Rp 320 juta. “Akhirnya kami mengusulkan PAD direvisi menjadi Rp 273 juta,” jelasnya.

Menurut Yusron, dengan sisa target revisi PAD yang sebesar Rp 120 juta, pihaknya akan memaksimalkan, agar target tersebut terpenuhi.

Dikatakan Yusron, untuk memenuhi target PAD, pihaknya akan meningkatkan jumlah kunjungan ke Museum Kretek dengan cara membuat program Belajar di Museum.

“Kami berharap, dengan program itu dapat mengedukasi masyarakat sekaligus menarik minat mereka. Mereka akan cerita ke teman-temannya, dan pengunjung pun akan datang lagi,” tuturnya.

Baca juga : Mengenal Kudus Lebih Dekat Lewat Museum Jenang

Menurut Yusron, jumlah pengunjung yang datang ke Museum Kretek pada hari-hari biasa tidak lebih dari 50 orang. Sedangkan akhir pekan, bisa mencapai 100 orang per hari.

“Mayoritas pengunjung dari dalam kota sendiri. Kalau dari luar ada tapi ya sedikit,” tambahnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER