BETANEWS.ID, KUDUS – Direktur Teknik PDAM Kudus Yan Laksmana sudah resmi memimpin perusahaan plat merah milik Pemerintah Kabupaten Kudus. Dirinya resmi memimpin PDAM Kudus setelah dilantik Plt Bupati Kudus HM Hartopo, Kamis (6/8/2020) di Pendopo Kabupaten Kudus.
Hartopo menuturkan, Yan Laksmana terpilih melalui proses tahapan seleksi yang dilakukan dari tanggal 10 Juni 2020 lusa. Menurutnya, seleksi Calon Dirtek PDAM dilakukan secara transparan dan terbuka. Selain itu, pihaknya juga membentuk panitia seleksi yang dipimpin Sekda Kudus Sam’ani Intakoris.
“Selasa (4/8/2020) kemarin sudah diumumkan. Sesuai aturan tiga hari mendatang yakni Jumat ada pelantikan. Namun Jumat saya ada acara ke luar kota,” tuturnya.
Baca juga : Hartopo Tegaskan Seleksi Dirtek PDAM Kudus Dilakukan Secara Transparan
Hartopo menjelaskan, dengan dilantiknya Yan Laksmana sebagai Dirtek PDAM Kudus, tugas Dewan Pengawas (Dewas) Dio Hermansyah Bakri sebagai pelaksanaan tugas (Plt) PDAM Kudus otomatis akan selesai. Dio akan kembali ke jabatan lamanya yakni di Dewas PDAM Kudus.
“Secara normatif otomatis akan gugur. Dewas akan kembali menjalankan pekerjaannya,” jelasnya.
Selanjutnya, Yan Laksmana juga akan menjalankan tugas layaknya Direktur Utama (Dirut). Menurut Hartopo, saat ini posisi Dirut PDAM Kudus sedang kosong.
Dirut PDAM Kudus Ayatullah Humaini sedang tersandung dugaan kasus suap pengangkatan dan penerimaan pegawai di lingkungan PDAM Kudus. Humaini juga sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah. “Apa yang dijalankan dirut. Bisa dilakukan,” terangnya.
Baca juga : Yan Laksmana Terpilih Jadi Direktur Teknik PDAM Kudus
Hartopo menjelaskan, pada jajaran direksi PDAM, saat ini terdapat dua jabatan. Yakni Dirtek dan Dirut. Mengenai saran dari Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah terkait susunan direksi dan dewas di PDAM yang berjumlah masing-masing tiga orang, Hartopo menuturkan akan melakukan saran tersebut. “Pelan-pelan akan kami lengkapi,” tuturnya.
Sementara itu, Dirtek PDAM Kudus baru Yan Laksmana mengaku siap menjalankan amanah yang diberikan. Menurutnya dalam waktu dekat ini, pihaknya akan menata PDAM fokus masalah sumber daya manusia (SDM), pelayanan dan target-target lama yang belum terselesaikan.
“Saat ini saya belum bisa berani banyak bicara. Saya mau target perusahaan lama dulu,” tuturnya.
Editor : Kholistiono

