50 Persen Hewan dari Kelompok Ternak Kesambi Siap Dijual untuk Kurban

BETANEWS.ID, KUDUS – Dua orang tampak sedang berkoordinasi di ruangan Bidang Peternakan, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus. Satu di antaranya adalah Indriatmoko (53), Kepala Bidang (Kabid) Peternakan. Dia akan berbagi informasi usai melakukan kegiatan pengobatan dan pemantauan hewan ternak di Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus.

Saat ini, pihaknya akan lebih aktif melakukan pemeriksaan hingga Hari Raya Idul Adha 2020 mendatang. Menurutnya, dari hasil pemantauan di Desa Kesambi semua masih terbilang aman. Hanya ada satu kambing yang terkena penyakit scabies.

Kepala Bidang Peternakan pada DInas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Indriatmoko saat ditemui, Rabu (1/7/2020). Foto: Ahmad Rosyidi.

“Masih terbilang aman, cuma ada satu yang sakit dan sudah kami obati. Di sana ada tiga kelompok ternak, dan tiga peternak mandiri. Dari keseluruhan hewan di sana ada sekitar 50 persen yang siap dijual,” terangnya kepada betanews.id, Rabu (1/7/2020).

-Advertisement-

Baca juga: Stok Hewan Kurban di Kudus Aman, Dinas Pertanian Intens Turun ke Lapangan

Sambil membuka kertas catatannya, Indriatmoko merinci jumlah hewan yang ada di desa itu. Diantaranya, kambing dan domba sekitar 150 ekor, dan yang siap untuk kurban ada 75 ekor.

“Untuk sapi ada 30 ekor, yang siap dijual 25 ekor. Sedangkan kerbau ada 30 ekor, dan yang siap dijual 10 ekor. Jadi sekitar 50 persen yang siap dijual,” bebernya.

Saat ini, lanjut dia, jumlah kelompok ternak yang ada di Kudus ada 120. Rinciannya, peternak kambing ada 75 kelompok, domba 10, kerbau 15, dan sapi 20.

“Itu belum termasuk peternak mandiri. Meski ternak mandiri, jika ada jadwal ke daerah sana juga kami obati,” tambahnya.

Baca juga: Pemotongan Hewan Kurban di Kudus Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

Kasi Produksi dan Kesehatan Hewan Sidi Pramono (53) menambahkan, dalam proses pengobatan dan pemantauan itu juga memberikan obat cacing untuk ternak yang masih berusia muda. Bagi ternak usia siap kurban, hanya disuntik vitamin B kompleks.

“Jadi untuk hewan yang belum siap untuk kurban masih kami beri obat cacing. Sekitar 50 persen hewan ternak di Kesambi masih muda dan betina produktif, jadi tidak dijual untuk kurban,” tukasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER