Banyak Wali Siswa yang Gaptek, SMPN 2 Undaan Buka Posko PPDB

BETANEWS.ID, KUDUS – SMPN 2 Undaan Kudus membuka posko Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) di sekolah yang beralamat di Jalan Kudus – Purwodadi, KM 7 Desa Wates, Kecamatan Undaan, Kudus. Meski PPDB untuk siswa dilakukan secara daring, ternyata masih banyak calon peserta didik yang datang untuk mendaftar.

Satu di antaranya yakni Maskuri (42). Dia yang datang mendaftarkan keponakannya bernama Muhammad Asrofi menuturkan, lebih memilih datang ke posko PPDB dari pada mendaftar sendiri secara daring. Menurutnya, selain terjangkau dari rumahnya, pendaftaran di posko PPDB dirasa lebih mudah.

“Kalau disini kan dibantu. Sudah ada petugasnya. Tinggal kasih berkas,” tuturnya saat ditemui selepas mendaftar PPDB di SMPN 2 Undaan, Jumat (26/6/2020).

-Advertisement-
Aktivitas di posko PPDB SMPN 2 Undaan Kudus. Foto : Imam Arwindra

Baca juga : Tiga SMP Negeri di Kudus Ini Tidak Lakukan PPDB Online

Maskuri mengungkapkan, PPDB tahun ini diakuinya cukup sulit dan rumit. Khususnya tentang aturan zonasi yang berhubungan dengan titik koordinat rumahnya.

“Iya cukup rumit. Tapi ini tadi sudah beres semua. Sudah dibantu petugas,” tuturnya yang tinggal di Desa Wates, Kecamatan Undaan, Kudus.

Menurutnya, keberadaan posko PPDB sangat membantunya. Terutama bagi wali murid yang gaptek seperti dirinya.

“Ini tadi sudah dapat surat bukti pendaftaran. Besok Senin (29/6/2020) diminta ke sini (sekolah) untuk lihat pengumuman PPDB, sekaligus daftar ulang,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Bidang Kehumasan SMPN 2 Undaan, Sunardi menuturkan, posko PPDB yang dibuatnya mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Menurutnya, dengan basis murid yang berada di kawasan pedesaan, dirinya paham betul masih banyak wali murid yang gaptek.

“Saat hari pertama dibuka saja, sudah ada 100 lebih yang datang. Namun ini trennya sudah menurun. Per hari hanya 20 hingga 30 calon siswa saja yang datang,” tuturnya.

Menurutnya, pendaftar yang datang rata-rata mengalami kesulitan saat proses pendaftaran PPDB di laman kudus.siap-ppdb.com. Sebab, tidak semua SD atau MI di Kudus menyediakan fasilitas posko PPDB. Selain itu, sumber daya manusia yang mengerti tentang pendaftaran PPDB juga terbatas.

“Namun ada juga yang datang karena kesalahan input data. Seperti salah melakukan pengisian titik koordinat dalam maps,” jelasnya.

Baca juga : Jelang PPDB Online, Disdikpora Kudus Beri Pelatihan kepada Operator Sekolah

Terkait proses PPDB di Kudus, Sunardi memberitahukan, tanggal 27 Juni 2020 yakni hari terakhir pendaftaran. Menurutnya, pendaftaran sudah dibukanya sejak tanggal 22 Juni 2020.

Selanjutnya, pengumuman dan daftar ulang dilakukan tanggal 29 Juni 2020. Untuk tanggal 13 Juli 2020 yakni hari pertama masuk sekolah.

“Di SMP 2 Undaan sendiri kuotanya yakni 256 siswa. Hari ini (26/6/2020) yang daftar sudah 256 siswa. Besok tentu masih bertambah karena masih ada pendaftaran,” jelasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER