BETANEWS.ID, KUDUS – Momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional diperingati Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMPN 1 Kudus dengan menyumbangkan perlengkapan alat pelindung diri (APD) kepada empat rumah sakit rujukan Covid-19 di Kabupaten Kudus. Kegiatan tersebut dilakukan di aula SMPN 1 Kudus, Rabu (20/5/2020).
Ketua OSIS SMPN 1 Kudus Muhammad Franchy Luthfan Rahmadina menuturkan, dirinya bersama pengurus OSIS lainnya mengajak semua siswa serta wali murid untuk berdonasi. Selain itu, para dewan guru dan alumni juga ikut mendukung dalam mengumpulkan donasi APD untuk tenaga medis.

“Kepala sekolah, guru-guru dan alumni sangat mendukung. Semua ikut berdonasi” tuturnya.
Menurut Franchy, pengumpulan donasi tersebut dilakukan secara daring. Dia memanfaatkan sosial media untuk menjangkau para donatur.
“Sekolah kan libur. Jadi pakai Instagram, Whatsapp. Guru-guru dan alumni juga bantu. Bantuan bisa berupa uang nanti ditransfer. Juga bisa berupa APD,” jelasnya.
Baca juga: Bantu Warga Terdampak Covid-19, BPR BKK Kudus Sumbang 1.000 Sembako
Franchy mengungkapkan, dari donasi yang dikumpulkan selama dua pekan, terkumpul bantuan senilai Rp 37,6 juta. Rinciannya, Rp 28,2 juta murni bantuan uang tunai dan Rp 9,4 juta yakni sudah berupa APD.
“Jadi kira-kira bantuan yang sudah berupa APD kalau diuangkan Rp 9,4 juta,” ungkapnya.
Dia berharap, donasi yang diberikan dapat membantu petugas medis yang bertugas merawat pasien Covid-19.
“Kami tidak ingin dokter dan perawat sakit. Jadi kami berikan APD,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 1 Kudus Ahadi Setiawan menambahkan, dirinya hanya memfasilitasi ide dari anak didiknya. Menurutnya, dengan kegiatan yang diselenggarakan dapat mengajarkan pendidikan karakter kepada anak.
“Sengaja kami memilih momentum Hari Kebangkitan Nasional untuk kegiatan ini,” ungkapnya.
Baca juga: Sedekah Berkah ala Warga Singocandi, Ambil Secukupnya Ngelingi Koncone
Dia menjelaskan, donasi berupa uang sejumlah Rp 28,2 juta akan dibelikan APD. Selain itu, pihaknya juga sudah berkonsultasi dengan empat rumah sakit terkait kebutuhan APD.
“Jadi kami sudah berkonsultasi dengan RSUD dr Loekmono Hadi, RS Mardi Rahayu, RS Aisyiyah dan RSI Sunan Kudus mengenai kebutuhan APD. Semoga ini dapat sedikit membantu,” tutupnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

