BETANEWS.ID, KUDUS – Di tepi selatan Jalan Dewi Sartika, Desa Singocandi, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus terlihat ratusan stereofom putih berisi nasi. Di sampingnya tampak seorang pria mengenakan peci dari bahan goni. Dengan menggunakan pengeras suara, pria tersebut mempersilakan bagi siapa saja mengambil nasi dan minuman yang tersedia. Itu merupakan kegiatan sedekah berkah.
Warga sekitar yang mendengar intruksi tersebut dengan serta merta menghampiri, untuk mengambil nasi dan es teh. Tampak yang berminat bukan hanya warga sekitar saja, namun orang yang melintas mengendarai motor juga menyempatkan berhenti, dan kemudian mengambil makanan yang disediakan.

Di sela aktivitasnya mempersilakan para warga untuk mengambil makanan dan minuman, Sholeh Syakur (43) Ketua RW 01, Desa Singocandi menuturkan, kegiatan sedekah berkah dengan jargon Ambil Secukupnya Ngelingi Koncone itu, bertujuan untuk meringankan beban masyarakat di tengah pandemi corona. Setidaknya untuk berbuka puasa bagi mereka yang membutuhkan.
Baca juga : Komunitas Generasi Satu Kudus Bagikan Takjil
“Sejak ada pandemi corona melanda, banyak masyarakat yang terimbas. Oleh karena itu, dengan sedekah berkah ini, semoga mampu meringankan beban masyarakat,” ujarnya kepada betanews.id, Senin (18/5/2020).
Dana untuk mengadakan sedekah berkah, lanjutnya, berasal dari swadaya warga RW 01 Desa Singocandi serta ibu pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK). Sedangkan sedekah berkah itu, kata dia, diperuntukan bagi siapa saja yang membutuhkan.
“Ya seperti jargonnya Mas, ambil secukupnya, eling koncone. Biar yang lain juga kebagian,” ungkapnya.
Dia mengatakan, sedekah berkah itu mulai diadakan pada tanggal 14 Mei 2020 sampai nanti hari terakhir Ramadan. Pembagian dimulai pukul 15.00 WIB sampai selesai. Setiap hari, kata dia, selalu menyediakan ratusan porsi makanan dan minuman. Menu makanannya juga selalu beda tiap harinya.
“Alhamdulillah selama ini semua sedekah terdistrubusi degan baik. Antusias masyarakat yang membutuhkan sedekah juga banyak kok,” bebernya.
Baca juga : Bagikan Takjil, SPBU Matahari Kudus Wajibkan Warga Pakai Masker
Dari pantauan di lapangan, 150 nasi dan es teh dengan jumlah yang sama itu langsung habis dalam tempo setengah jam. Sedekah di mulai pukul 15.00 WIB, dan pada pukul 15.30 WIB semua nasi serta minumannya sudah habis diambil mereka yang membutuhkan.
“Semoga saja sedekah ini bermanfaat bagi mereka membutuhkan, dan semoga menjadi amal bagi mereka yang berdonasi,” harap Sholeh Syakur.
Editor : Kholistiono

