BETANEWS.ID, KUDUS – Di tengah kesibukannya menyelesaikan kuliah S1 Keperawatan di Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU), Bai’atu Izza (24) berhasil membangun bisnis fashion berbahan kain tenun Troso khas Jepara. Merek miliknya, I.W.A Style, bahkan mengantarkannya meraih Juara II Kategori Bisnis Fashion pada Studentpreneur Bootcamp 2026.
Bakat berwirausaha telah dimiliki gadis yang akrab disapa Izza itu sejak lama. Sebelum terjun ke bisnis fashion, ia lebih dulu membuka usaha nail art untuk mengumpulkan modal.
Melihat peluang dari usaha konveksi milik orang tuanya, Izza mulai merancang busana kekinian berbahan kain tenun Troso. Sejak memulai usahanya pada 2024, ia mengembangkan I.W.A Style dengan desain dan motif yang dirancang sendiri.
Modal awal yang digunakan untuk memulai usaha tersebut berkisar Rp3 juta hingga Rp5 juta. Uang itu berasal dari hasil usaha nail art yang sebelumnya ia jalankan.
“Awalnya modal sekitar 3 sampai 5 juta rupiah buat beli kain. Jahit sendiri sambil tanya-tanya Ibu,” ujar Izza, Kamis (30/7/2026).
Izza mengatakan produk buatannya memiliki tekstur yang lebih lembut karena menggunakan kain tenun Troso berbahan kapas 100 persen. Menurutnya, kualitas bahan menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan kepada konsumen.
Produk yang dipasarkan I.W.A Style cukup beragam, mulai dari baju, rok, selendang, syal, hingga seragam yang diproduksi sesuai permintaan pelanggan.
Pemasaran produknya kini telah menjangkau berbagai daerah di Indonesia. Pesanan datang dari Kota Semarang, Banyuwangi, hingga Kabupaten Pandeglang.
“Harga setiap produk bermacam-macam, makin sulit gambarnya, makin mahal. Tergantung kerumitan motifnya,” ungkap Izza.
Di tengah kesibukan mengembangkan usaha, Izza tetap memprioritaskan pendidikannya. Mahasiswi semester akhir itu kini tengah menyelesaikan tugas akhir sekaligus menjalani magang di rumah sakit.
Untuk memenuhi permintaan pelanggan, Izza dibantu empat orang karyawan. Mereka bertugas menyelesaikan setiap pesanan agar dapat dikirim tepat waktu.
Meski sukses berbisnis, Izza tetap bertekad mewujudkan cita-citanya menjadi seorang perawat. Sebagian keuntungan usahanya ditabung untuk membeli berbagai peralatan kesehatan sebagai bekal membuka praktik keperawatan di masa depan.
“Setelah lulus inginnya lanjut Ners, kemudian mengurus perizinan Surat Izin Praktik Perawat (SIPP). Jadi di samping mengembangkan bisnis, juga mencicil alat keperawatan,” katanya.
Prestasi terbaru diraih Izza saat mewakili UMKU dalam Studentpreneur Bootcamp 2026 yang diselenggarakan Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator (MCEBI). Ia berhasil meraih Juara II Kategori Bisnis Fashion sekaligus memperkenalkan produk I.W.A Style kepada peserta dari berbagai daerah.
Keikutsertaannya dalam ajang tersebut turut membuka peluang pasar yang lebih luas bagi usahanya. Selain banyak produk yang terjual selama kegiatan berlangsung, Izza juga memperoleh sejumlah pesanan baru dan semakin optimistis mengembangkan I.W.A Style tanpa meninggalkan cita-citanya sebagai perawat.
Editor: Kholistiono

