Praktik Manasik Haji Kudus Diagendakan 21 April

BETANEWS.ID, KUDUS – Persiapan keberangkatan calon jemaah haji (calhaj) asal Kabupaten Kudus tahun 2026 terus berjalan. Salah satu agenda penting, yakni praktik manasik haji yang direncanakan 21–23 April 2026. Meski begitu, pelaksanaannya masih menunggu kepastian lebih lanjut.

Sekretaris Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kudus, Alex Fahmi menyampaikan, pihaknya telah menyusun rencana kegiatan manasik. Namun hingga kini, realisasi kegiatan tersebut masih bergantung pada perkembangan informasi terkait pemberangkatan haji di tahun ini di tengah kondisi perang di timur tengah.

“Praktik manasik sudah kami rencanakan tanggal 21 sampai 23 April. Tapi untuk pelaksanaannya, kami masih menunggu perkembangan terkait kepastian pemberangkatan haji,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (2/4/2026).

-Advertisement-

Ia menambahkan, panitia yang telah terbentuk juga belum menggelar rapat lanjutan untuk mematangkan persiapan pelaksanaan kegiatan tersebut. Meski demikian, pihaknya tetap mengimbau kepada para calon jemaah haji agar terus mempersiapkan diri sesuai arahan dari pemerintah, terutama dalam hal kesiapan fisik.

Baca juga: WFH ASN di Kudus Ditarget Hemat BBM 25 Persen, Layanan Publik Tetap Maksimal

“Intinya masing-masing calhaj harus mempersiapkan diri, terutama menjaga kondisi fisik agar saat berangkat nanti dalam keadaan sehat. Mengingat ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima,” ungkapnya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Kudus, Masruroh mengatakan, bahwa jadwal pemberangkatan jemaah haji Kudus sudah keluar. Menurutnya, sebanyak 1.199 jemaah akan diberangkat mulai 4 hingga 6 Mei 2026.

Total jumlah jemaah yang akan berangkat ke Baitullah tahun itu dibagi dalam lima kelompok terbang (kloter), mulai kloter 40, 41, 42, 43, dan 44. Tiga kloter, yakni kloter 41, 42, dan 43, akan diisi penuh oleh jemaah asal Kudus. Sedangkan dua kloter lainnya akan bergabung dengan daerah lain.

“Untuk kloter 40, sebanyak 38 jemaah akan bergabung dengan Kabupaten Jepara. Sementara kloter 44, sekitar 105 jemaah akan bergabung dengan Kabupaten Blora,” jelasnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER