Akses Jalan Utama Desa Tempur Jepara Kembali Putus Akibat Longsor

BETANEWS.ID, JEPARA– Akses jalan utama menuju Desa Tempur melalui Desa Damarwulan, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara kembali terputus akibat tertutup material longsor pada Kamis, (26/3/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Bencana tanah longsor tersebut diketahui merupakan longsor kedua di titik lokasi yang sama, setelah sebelumnya pada Selasa, (10/3/2026) mengalami bencana tanah longsor.

Dalam video amatir yang diterima Betanews.id, tampak tiga bongkahan batu besar menutup area badan jalan. Sementara di bagian tebing yang berada di sisi jalan hanya tampak akar pohon dan terlihat gundul.

-Advertisement-

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, Muh Ali Wibowo mengatakan, bencana tanah longsor yang terjadi sebelumnya sudah ditangani sehingga bisa dilewati kendaraan pada saat Lebaran Idulfitri.

“Tadi pagi titik yang sama ini kembali longsor,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Baca juga: Dibuat dengan Ritual Khusus, Ini Tata Cara Pembuatan Miniatur Kapal Tradisi Lomban di Jepara

Bowo melanjutkan bencana tanah longsor itu kembali terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Jepara.

Untuk saat ini, Bowo mengatakan, material longsor yang menutup badan jalan itu belum dibersihkan. Sebab selain karena faktor cuaca, terdapat beberapa material longsor yang masih menggantung sehingga pihaknya belum berani membersihkan.

Namun saat ini, beberapa alat berat seperti bego dan beaker sudah disiagakan di lokasi titik bencana tanah longsor.

“Besok pagi kalau cuaca sudah memungkinkan akan segera kita tangani, mudah-mudahan besok pagi cuaca membaik, waktu pengerjaan juga satu hari sepertinya cukup,” katanya.

Bowo mengatakan, lokasi titik tersebut saat ini memang masih rawan terjadi longsor, terutama jika hujan deras masih mengguyur.

Karena akses jalan masih tertutup, masyarakat diimbau untuk melewati jalur Rimong-Kaliombo melalui Desa Medani, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER