BETANEWS.ID, JEPARA– Jalan Sekuro-Bangsri, tepatnya di Kecamatan Mlonggo kondisinya saat ini rusak parah. Pada tahun 2025, ruas jalan yang berada di jalan Jepara-Keling itu memang sempat diperbaiki berupa peningkatan jalan menggunakan beton dan aspal. Namun, perbaikan belum menyasar seluruh ruas jalan.
Berdasarkan pantauan, kerusakan berupa lubang jalan mulai terlihat dari area Pasar Mlonggo ke utara. Lubang jalan dengan berbagai ukuran terlihat hampir merata di seluruh permukaan badan jalan.
Bahkan di beberapa titik ruas, lubang jalan dipenuhi kubangan air berwarna coklat. Sehingga kondisi itu, membuat pengguna jalan terlihat kesulitan saat melewati ruas jalan yang berlubang.
Zumaroh (50), Warga Desa Sekuro, Kecamatan Mlonggo mengatakan, kondisi jalan yang penuh lubang sudah terjadi hampir empat bulan yang lalu. Sebagai warga masyarakat ia pun mempertanyakan kapan ruas jalan Sekuro-Bangsri akan dilakukan perbaikan.
“Kapan dibenerinnya? Katanya mau dibenerin sampai sekarang belum ada. Gorong-gorong katanya mau diperbaiki tapi nyatanya tidak, makanya airnya meluap ke jalan. Kasihan masyarakat jalannya rusak kayak di kali (sungai),” katanya saat ditemui di Ruas Jalan Sekuro-Bangsri, pada Kamis (26/2/2026).
Baca juga: Pemeliharaan Ruas Jalan Jepara–Keling Dikebut Demi Kenyamanan Pemudik
Hal serupa juga turut disampaikan oleh Badrudin, Warga Desa Sekuro yang rumahnya berada di depan Ruas Sekuro-Bangsri. Kondisi ruas jalan yang dipenuhi lubang itu menurutnya sudah banyak menimbulkan korban.
Banyak sepeda motor yang menurutnya terperosok di lubang jalan, terutama saat malam hari. Sedangkan untuk kendaraan besar seperti truk yang membawa muatan besar, saat melewati lubang jalan banyak juga yang hampir terguling.
“Banyak yang jadi korban, kalau malam banyak yang terperosok terutama sepeda motor. Kalau truk suka mau glempang (terguling), soale muatan tinggi, jalannya berlubang,” ujarnya.
Badrudin mengatakan ruas jalan tersebut memang sudah dilakukan penambalan. Namun, saat hujan tiba material yang digunakan untuk menambal jalan banyak yang hilang tergerus air.
Terpisah, Sub Koordinator Jalan dan Jembatan, Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) Wilayah Pati pada Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) Provinsi Jawa Tengah, Supardjo mengatakan pihaknya terkait lubang jalan, saat ini pihaknya sudah melakukan pemeliharaan berupa tambal lubang.
“Ruas Sekuro-Bangsri ini sedang kita lakukan penambalan, kemarin sudah kita tambal, tapi ada kerusakan lagi, sehingga saat ini pengerjaan kita fokuskan disana,” kata Suparjo saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Sementara terkait lubang jalan yang dipenuhi genangan air, Suparjo menyebut terdapat dua titik saluran air yang ditutup oleh warga. Sehingga air menggenang di badan jalan.
Editor: Kholistiono

