31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Kavesa Umumkan 10 Tenaga Medis yang Beruntung Nikah Gratis

BETANEWS.ID, KUDUS – Kesejukan begitu terasa di dalam area Taman Mega Sahwahita, Desa Megawon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Sabtu (9/5/2020). Dari kejauhan, tampak dua anak kecil yang sedang berlatih panah dengan seorang pendamping laki-laki di taman yang disewakan untuk berbagai acara, seperti pesta pernikahan, pertemuan, outbound, hingga camping itu.

Di sisi lain, beberapa orang sedang berbincang-bincang di dekat gerbang, termasuk Abu Sofyan (38), Pengelola Taman Mega Sahwahita. Hari itu, dia mengabarkan pemenang program nikah gratis bagi tenaga medis Covid-19 yang diselenggarakan oleh Komunitas Vendor Bersama (Kavesa) Kudus.

Taman Mega Sahwahita. Foto: Titis Widjayanti.

Lelaki berkacamata itu mengatakan, dari kuota awal sejumlah 15 sampai 20 pasang, pihaknya memutuskan 10 pasang calon pengantin yang akan dapat memanfaatkan program nikah gratis. Mereka lolos setelah melihat beberapa pertimbangan, antara lain berdasarkan tanggal akad yang paling dekat, serta berkas yang sudah terdaftar di Kantor Urusan Agama (KUA) hingga Agustus 2020.

-Advertisement-

Mereka adalah Choridah, Ana, Sintania, Irma Zuliana, Ami Nurjannah, Siti Istianah, Verani Indraswari, Dea Fitria Mitha, Safitri Nurhayati, dan Noor Meila Rizka Adha.

“Kalau jumlah pendaftar ada sekitar 60an orang. Awalnya memang kami merencanakan sekitar 15-20 kuota, tapi akhirnya kami putuskan 10 kuota yang beruntung mendapatkan program tersebut. Alasannya selain tanggal akad yang paling dekat, juga mereka sudah mendaftar di KUA,” papar pemilik Swatantra Event Organizer (SEO) itu.

Baca juga: Kavesa Gratiskan Biaya Nikah Tenaga Medis Covid-19 di Kudus, Ini Syaratnya

Sebelumnya, pihak kavesa juga sudah menginfokan kepada calon peserta untuk melakukan pendaftaran nikah di KUA secara daring. Mengingat, KUA secara resmi telah membuka pendaftaran online mulai 23 April 2020. Sejak itu, ia terus memantau hasil dari pendaftar.

“Di program ini, kami memang batasi pelaksanaannya hingga Agustus 2020. Artinya, para pemenang tersebut tanggal akadnya sampai bulan Agustus tahun ini,” beber pria yang juga berprofesi sebagai salah satu guru SMP Negeri di Kota Kudus itu.

Dia kemudian merinci, 10 tenaga medis ini kebanyakan adalah perawat yang bekerja di Kabupaten Kudus dengan jumlah sembilan orang. Sedangkan satu lainnya berprofesi sebagai apoteker di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus. Untuk apoteker itu tetap dimasukkan, karena mereka juga berada di wilayah yang sama, yaitu garda paling depan yang bisa saja menghadapi virus tersebut.

“Pengumuman tanggal 10-11 ini, melalui WA (WhatsApp) dan akun media sosial tiap vendor,” ungkap Abu yang juga buka les vokal di studionya itu.

Baca juga: Tenaga Medis Covid-19 Bisa Nikah Gratis di Pati, Pendaftaran Tutup Akhir Ramadan

Sejauh ini, lanjut Abu, sudah ada dua pemenang yang mengonfirmasi ingin menggelar akad di Taman Mega Sahwahita. Yang menarik, jika akad nikah dan resepsi dilaksanakan di tempat tersebut, pihaknya akan menggratiskan tempat resepsi dan dekorasi pernikahan.

“Untuk pemenang di program pertama nanti boleh menggelar akad di sini, boleh di tempat lain. Yang jelas fasilitas sesuai dengan yang kami jelaskan di awal. Sejauh ini sudah ada dua nama yang mengonfirmasi ingin menggelar akad di sini. Delapan lainnya belum ada konfirmasi,” tutup dia.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER