BETANEWS.ID,JEPARA– Bupati Jepara, Witiarso Utomo menargetkan ribuan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Kabupaten Jepara bisa naik kelas dengan melenggang di pasar bursa saham.
Hal itu akan diwujudkan dengan menggandeng Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang ada di Kabupaten Jepara dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
“Di Jepara ini ada kurang lebih 80 ribu pelaku UMKM. Kita optimis 10 persen di antaranya bisa naik kelas dan akan kita dorong untuk melantai di pasar bursa saham,” kata Wiwit saat menerima audiensi Kepala Cabang Bank Mandiri se-Kabupaten Jepara di Ruang Kerja Bupati, Selasa (10/2/2026).
Baca juga: Lima Motif Tenun Troso Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi GeografisÂ
Dalam pertemuan tersebut, Wiwit meminta agar Bank Mandiri di Kabupaten Jepara bisa membantu mensukseskan program UMKM Jepara Naik Kelas. Salah satunya yaitu dengan edukasi rutin kepada pelaku UMKM.
Hal itu menurutnya sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang mengalokasikan anggaran Rp 200 triliun melalui Himpunan Bank Negara (Himbara) untuk akselerasi ekonomi sektor UMKM.
Ia menarget dari 81 ribu pelaku UMKM di Jepara, 90 persen di antaranya bisa paham terkait regulasi dan literasi keuangan.
“Rencananya setiap bulan kita akan mengadakan kegiatan UMKM di Pendapa, tujuannya agar para UMKM ini bisa belajar dan paham mengenai laporan keuangan,” ujarnya.
Dengan pendampingan tersebut, Wiwit berharap kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan lembaga keuangan dapat meningkat, sehingga pergerakan ekonomi berputar positif bagi pembangunan daerah.
Baca juga: Tetap Jadi Primadona, Patung Yesus Buatan Perajin Jepara Ramai Pesanan Jelang Natal
Tidak hanya Bank Mandiri, ke depan ia juga berencana merangkul seluruh anggota Himbara, Bank Jateng, hingga KPP Pratama. Sinergi itu menurutnya penting karena pelaku UMKM membutuhkan pendampingan komprehensif terkait literasi keuangan dan perpajakan sederhana.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Cabang Bank Mandiri Jepara Muhammad Ihsan menyambut baik inisiatif pemerintah daerah. Ia menilai langkah ini akan mempermudah pihak perbankan dalam melakukan profiling calon nasabah yang potensial.
“Kami akan mempelajari teknis kerja sama ini untuk dibahas secara mendetail pada pertemuan mendatang,” katanya.
Editor: Kholistiono

