31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Harga Daging di Kudus Mulai Naik Jelang Puasa

BETANEWS.ID, KUDUS – Harga daging di Kabupaten Kudus, khususnya di Pasar Bitingan berangsur-angsur naik. Meski tak signifikan, kenaikan harga daging berdampak menurun dari sisi daya beli masyarakat. 

Bahkan penurunan akibat kenaikan harga daging itu mengakibatkan pembelian di tingkat pedagang mengalami penurunan hingga 30 persen. Hal itu cukup dirasakan oleh sebagain pedagang di pasar tradisional Kabupaten Kudus.

Baca Juga: Menu Soto Kudus Diduga Racuni Siswa SMA 2 Kudus, Begini yang Dirasakan Para Korban

-Advertisement-

Salah satunya adalah Kuncoro, pedagang daging di Pasar Bitingan. Menurutnya, kenaikan harga daging mulai dirasakannya sejak awal tahun ini. 

“Kenaikan harga ini langsung naik Rp5 ribu sekaligus sejak awal tahun ini. Sementara ini untuk harga hingga kini masih stabil dari kenaikan harga sebelumnya,” bebernya, Kamis (29/1/2026). 

Ia menjelaskan, untuk harga daging sapi naik sedikit menjadi sebesar Rp130 ribu per kilogramnya dan daging kerbau Rp160 ribu perkilo. Harga tersebut, menurutnya mengalami kenaikan Rp5 ribu dari sebelumnya, di mana harga daging sapi sebelumnya Rp125 ribu dan harga daging kerbau Rp155 ribu.

“Kenaikan harga ini menyebabkan daya beli masyarakat menurun sekitar 30 persen. Dari sebelumnya yang biasanya bisa menjual 60 kilogram per harinya saat ini sekitar 50 kilogram sehari,” terangnya. 

Hal senada juga diungkapkan oleh pedagang daging lainnya, fahrul. Ia menegaskan bahwa saat ini kondisi pasar agak lesu akibat kenaikan harga, meski tak begitu signifikan. 

“Harga daging saat ini masih stabil, walaupun ada kenaikan sedikit. Kenaikan harga daging sapi dan kerbau mahal, karena harga per ekor saat ini mahal sehingga harga disesuaikan dengan harga jagal,” jelasnya. 

Meski mengalami penurunan, kata dia, namun pedagang sudah mempunyai pelanggan masing-masing. Ia menyebut, harga daging saat ini bisa bertahan hingga menjelang lebaran. 

Baca Juga: Diduga Keracunan MBG, Puluhan Siswa SMAN 2 Kudus Dilarikan ke Rumah Sakit

“Jelang puasa ini belum tahu, kemungkinan bisa stabil sampai H-7 lebaran baru ada kenaikan,” ujarnya. 

Sementara itu, salah satu pembeli Sofiah mengaku ada kenaikan harga. Sehingga pihaknya menurunkan porsi beliannya.

“Ini membeli daging dan iga sapi karena untuk berjualan SOP iga sapi. Pasti tetap membeli walaupun tidak setiap hari,” imbuhnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER