31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Gedung Perpustakaan Baru Kudus Senilai Rp8,4 M Resmi Dibuka

BETANEWS.ID, KUDUS – Wajah baru layanan literasi hadir di Kabupaten Kudus. Gedung Layanan Perpustakaan yang berlokasi di kawasan Balai Jagong resmi dilaunching pada Kamis (29/1/2026). Kehadiran gedung perpustakaan yang terdiri dari empat bangunan ini diharapkan menjadi ruang baca representatif sekaligus ruang publik yang nyaman bagi masyarakat.

Pembangunan gedung perpustakaan tersebut menelan anggaran Rp8,4 miliar yang bersumber dari APBN melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Perpustakaan Nasional RI. Empat gedung dengan fungsi berbeda disiapkan untuk menunjang kebutuhan pengunjung. Gedung A difungsikan sebagai ruang referensi dan layanan utama, Gedung B sebagai ruang multimedia yang dilengkapi bioskop mini, Gedung C untuk layanan umum, serta Gedung D sebagai ruang baca dan area bermain anak.

Baca Juga: Mulai Dibangun 2027, Jalur Alternatif Sumanding-Tempur Bakal Difokuskan Jadi Jalur Mitigasi 

-Advertisement-

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia melalui Kepala Perpustakaan Nasional RI atas dukungan pembangunan gedung tersebut. Ia menegaskan, fasilitas perpustakaan akan dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat luas.

“Perpustakaan ini bukan hanya untuk literasi membaca dan menulis, tetapi juga menjadi ruang terbuka dan inklusif bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas,” ujarnya.

Sam’ani berharap Perpustakaan Nasional RI terus memberikan pendampingan agar tingkat literasi masyarakat Kudus semakin meningkat dan target akreditasi A dapat tercapai. Menurutnya, pencapaian tersebut memerlukan dukungan serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

Selain menyediakan fasilitas modern, Perpustakaan Kudus juga memiliki program Sedekah Buku, yakni pengumpulan buku dari masyarakat—mulai dari buku pelajaran, cerita, hingga novel—yang sudah tidak terpakai untuk kemudian dimanfaatkan oleh pengunjung perpustakaan.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Lestari Moerdijat atas bantuan buku yang telah diberikan. Ia berharap dukungan Perpusnas terus berlanjut dalam membimbing daerah meningkatkan minat baca, khususnya bagi anak-anak dan generasi muda, demi mencetak sumber daya manusia yang unggul.

Sementara itu, Sekretaris Perpustakaan Nasional RI, Joko Santoso, memberikan penilaian positif terhadap Gedung Perpustakaan Layanan Umum Kabupaten Kudus yang baru diresmikan. Menurutnya, gedung tersebut memberikan kesan luar biasa dan mampu menarik minat masyarakat untuk berkunjung.

Ia menilai desain modern dengan sarana prasarana yang terang, nyaman, serta permainan warna yang menarik menjadikan perpustakaan sebagai ruang publik yang tidak kaku. Hal ini diyakini dapat membuat masyarakat betah dan terdorong untuk datang.

“Yang terpenting setelah ini adalah bagaimana Pemerintah Kabupaten Kudus menghadirkan program-program yang mendorong masyarakat datang, sehingga tingkat literasi dapat terus meningkat,” ungkapnya.

Joko juga mengapresiasi keterlibatan UMKM dalam kegiatan peresmian, yang ditunjukkan melalui kehadiran tenda-tenda UMKM. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan fungsi perpustakaan yang tidak hanya sebagai pusat belajar, tetapi juga sebagai ruang pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga: Tak Cuma Ukir, Jepara Juga Krisis Regenerasi Pengrajin Remitan

“Perpustakaan bisa menjadi tempat visualisasi dan pemberdayaan SDM agar pengetahuan memiliki nilai tambah,” jelasnya.

Sebagai informasi, peresmian gedung perpustakaan tersebut juga dirangkai dengan pengukuhan Bunda Literasi di tingkat kecamatan serta desa/kelurahan se-Kabupaten Kudus. Acara semakin semarak dengan kehadiran berbagai stan, seperti perpustakaan desa, kelas merajut, kelas keterampilan pipecleaners, Paguyuban Kopi Muria, Forum Komunikasi Disabilitas (FKDK) yang berkolaborasi dengan perpustakaan umum, hingga Suyati Craft.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER