31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

54 Rumah Terdampak Bencana Jepara Terima Bantuan Stimulan

BETANEWS.ID, JEPARA – Perasaan trauma masih dirasakan Solehah (48), Warga RT 5 RW 1, Desa Welahan, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara saat mendengar suara reruntuhan. 

Rumahnya hancur lebur akibat diterjanga angin dan hujan deras yang terjadi pada Senin, (5/1/2026) lalu sekitar pukul 08.00 WIB. 

Baca Juga: Rabu Pon di Kudus, Ratusan Ayam Petelur dan Bibit Tanaman Dibagikan ke Warga

-Advertisement-

Saat itu, Solehah hanya seorang diri di dalam rumah. Ia sedang memasak di dapur, tiba-tiba genteng rumahnya jatuh lalu disusul tembok rumahnya ambruk. 

Beruntung ia berhasil menyelamatkan diri dan bisa keluar lewat pintu belakang. Hampir seluruh perabotan rumahnya rusak, tertimbun reruntuhan bangunan rumah. 

“Ada hujan terus gentengnya runtuh semua habis itu temboknya ikut ambruk. Pas kejadian saya lagi di dapur, sambil nutupin kepala, saya keluar pelan-pelan. Kalau inget itu rasanya masih trauma,” tuturnya saat ditemui di kediamannya, Rabu (28/1/2026). 

Rumah tersebut merupakan peninggalan orang tua Solehah yang dibangun sekitar 50 tahun yang lalu. Usianya yang sudah tua, membuat rumah tersebut menurut Solehah memang rawan ambruk. 

Sehingga pada saat terjadi hujan dan angin kencang, Solehah biasanya memilih mengungsi ke rumah saudaranya yang berada di samping rumahnya persis. 

Sebenarnya pada tahun 2022 lalu, rumahnya sudah sempat diusulkan oleh pihak desa agar mendapat bantuan renovasi rumah. 

“Dulu sudah sempat diusulkan, sebelum ibu saya meninggal, tapi ngga jadi (dapat bantuan),” katanya. 

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Kabupaten Jepara, Moh. Eko Udyyono mengatakan total terdapat 54 rumah yang mendapat bantuan Rumah Tak Layak Huni (RTLH) akibat terdampak bencana. 

Rinciannya 30 rumah berada di daerah Jepara bagian selatan dan sisanya, 24 rumah di daerah Jepara bagian utara. 

“Total ada 54 rumah di 10 kecamatan yang mendapat bantuan RTLH, hari ini yang sudah kita serahkan untuk 24 rumah di Jepara bagian selatan,”  sebutnya. 

Apapun anggarannya, Eko menyebutkan untuk di Jepara bagian selatan diambilkan dari dana Bantuan Tak Terduga (BTT) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jepara 2026. 

Baca Juga: Dua Pelajar di Kudus Pesan Paket Celurit, Ngakunya Buat Konten di Medsos

Sedangkan sisanya, 24 rumah di Jepara bagian utara dimintakan dari bantuan sosial perusahaan atau CSR. 

“Yang dari BTT total anggarannya Rp119,5 juta. Per rumah alokasi anggarannya berbeda-beda, rusak ringan Rp1,5 juta, berat Rp15 juta, dan yang sangat berat Rp20 juta,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER