BETANEWS.ID, PATI – Sebuah minimarket Alfamart yang berlokasi di Dukuh Bongsri, Desa Muktiharjo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, menjadi sasaran pencurian. Aksi tersebut baru diketahui pada Sabtu (24/1/2026) pagi sekitar pukul 06.00 WIB saat karyawan hendak membuka toko untuk operasional.
Saat itu, tiga karyawan Alfamart mendapati kondisi toko sudah tidak seperti biasa. Etalase rokok tampak kosong, sementara uang tunai di laci kasir telah raib. Ketiganya kemudian melakukan pengecekan lebih lanjut ke seluruh area toko.
Baca Juga: Sudewo Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Ribuan Warga Pati Gelar Syukuran di Alun-alun
Hasil pemeriksaan menunjukkan tembok di bagian gudang penyimpanan barang dalam kondisi rusak atau jebol. Lubang tersebut diduga kuat menjadi akses masuk pelaku pencurian. Kondisi gudang juga terlihat berantakan, dengan sejumlah peralatan berpindah tempat.
Tak hanya menggasak barang dagangan, pelaku diduga berupaya menghilangkan jejak. Perangkat DVR CCTV yang terpasang di area penyimpanan dilaporkan hilang, sementara kabel-kabel colokan kulkas ditemukan dalam keadaan tercabut.
Kapolsek Margorejo, AKP Dwi Kristiawan mengatakan, pihak kepolisian langsung bergerak setelah menerima laporan dari karyawan minimarket.
“Begitu laporan kami terima, anggota bersama Tim Inafis langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP,” ujarnya.
Menurut AKP Dwi, modus pelaku adalah merusak tembok bagian belakang toko yang mengarah ke gudang. “Pelaku masuk dengan cara menjebol tembok gudang sebagai akses ke dalam toko,” jelasnya.
Ia menambahkan, hilangnya DVR CCTV menguatkan dugaan adanya upaya menghilangkan barang bukti. “DVR sengaja diambil agar rekaman tidak dapat dilihat,” imbuhnya.
Dari pendataan awal, barang yang hilang rokok berbagai merek yang tersimpan di etalase dan gudang, serta uang tunai sekitar Rp 300 ribu. Total kerugian masih dalam proses pendataan oleh manajemen Alfamart.
Saat ini, polisi masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan korban. “Kami sudah memeriksa pihak-pihak yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut,” ungkap AKP Dwi.
Baca Juga: KPK Diminta Usut Tuntas Dalam Kasus Jual Beli Jabatan Perades yang Menjerat Sudewo
Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk mengungkap identitas pelaku. Polisi juga mendalami kemungkinan keterkaitan dengan kasus serupa di wilayah Kabupaten Pati.“Perkara ini masih dalam tahap penyelidikan,” ucapnya.
Kapolsek Margorejo mengimbau para pelaku usaha agar meningkatkan kewaspadaan. “Kami mengingatkan pemilik toko untuk memperkuat pengamanan bangunan dan sistem CCTV, terutama pada jam-jam rawan,” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

