31 C
Kudus
Sabtu, Februari 14, 2026

Banjir Semakin Tinggi Jasa Angkut Motor Bermunculan

BETANEWS.ID, KUDUS – Jasa pengangkut sepeda motor kini mulai bermunculan di sepanjang Jalan Kudus-Purwodadi, turut Desa Jetiskapuan hingga Desa Tanjungkarang. Jasa tersebut bisa menjadi penolong bagi warga yang tak ingin motornya mogok ketika melewati genangan air.

Diketahui, banjir yang menggenangi akses jalan utama penghubung dua kabupaten itu dengan ketinggian bervariasi antara 30 hingga 75 sentimeter per Kamis (15/1/2026). Kendaraan sepeda motor yang nekat menerjang banjir berpotensi mogok di tengah jalan. 

Baca Juga: Tampung Air Banjir di Wilayah Kudus, Kolam Retensi Sudah Beroperasi 5 Hari Nonstop 

-Advertisement-

Salah satu penyedia jasa angkut sepeda motor, Aris Budiyanto menyampaikan, kehadiran jasa angkut tersebut pertama untuk membantu para pengguna jalan menghindari banjir. Keduanya, kata dia, bisa menghasilkan cuan untuk keluarganya. 

“Ada peluang bisnis yang bisa kita kerjakan, bahkan selain itu utamanya kami niatkan untuk membantu. Karena kondisi saat ini sedang banjir, jadi kalau mau kerja ke luar kota juga masih kepikiran rumah,” bebernya saat ditemui disela-sela aktivitasnya, Kamis (15/1/2026).

Ia menuturkan, jasa angkut sepeda motor itu dimulainya sejak Rabu (14/1/2026) kemarin. Selain dirinya, ada beberapa orang yang terjun membuka jasa angkut tersebut. Ia mengaku, total ada sebanyak empat kelompok yang diketahuinya membuka layanan jasa angkut sepeda motor.

“Tiga kelompok membawa tossa dan saya menggunakan armada kol. Satu kelompoknya pasti lebih dari satu orang, untuk menaikan dan menurunkan sepeda motor,” jelasnya.

Bahkan pihaknya mengaku, adanya banjir membawa keberkahan tersendiri baginya. Meski rumahnya terdampak banjir, namun ia masih bisa menghasilkan uang dari peluag bisnis tersebut. “Banjir membawa berkah, karena momen seperti ini juga tidak datang sepanjang hari,” terangnya.

Dalam jasa angkut motor yang digelutinya saat ini, jasa angkut ia bandrol dengan harga Rp50 ribu untuk sekali angkatam dan satu kendaraannya. Menurutnya banyak warga menggunakan jasa itu untuk menghindari banjir yang terjadi di sana.

Baca Juga: Kudus Masih Dikepung Bencana, Puluhan Ribu Jiwa Terdampak

“Seperti kemarin saya mengangkut enam sepeda motor dengan tiga kali angkatan. Karena sekali angkatan bisa mengangkut dua sepeda motor sekaligus. Hari ini mulai start Pukul 8.00-10.30 WIB juga baru tiga kali angkatan,” ujar warga Desa Jetiskapuan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus tersebut. 

Ia menambahkan, selalu terlibat dalam jasa angkut sepeda motor di kala banjir seperti saat ini. Sebelumnya ia bahkan mampu menghasilkan Rp1,5 juta sehari dalam jasa angkutan itu.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER