BETANEWS.ID, KUDUS – Banjir yang menggenangi Jalan Kudus–Purwodadi hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda surut. Kettinggian air dilaporkan semakin bertambah dibandingkan hari sebelumnya akibat curah hujan yang kembali mengguyur wilayah Kabupaten Kudus pada Rabu (14/1/2026) malam.
Saat ini, ketinggian genangan air di jalan utama penghubung Kabupaten Kudus dan Grobogan tersebut mencapai sekitar 75 centimeter di titik terdalam. Meski demikian, masih terlihat sejumlah pengendara sepeda motor nekat menerobos genangan air, meskipun sebagian di antaranya mengalami mogok.
Baca Juga: Tampung Air Banjir di Wilayah Kudus, Kolam Retensi Sudah Beroperasi 5 Hari Nonstop
Salah seorang warga, Aris Budiyanto, mengatakan banjir di ruas jalan tersebut terus bertambah seiring hujan yang tak kunjung reda. Menurutnya, titik genangan tertinggi berada di depan warung Mi Ayam Bang Romi dengan ketinggian air mencapai 75 centimeter.
“Sepeda motor masih banyak yang nekat menerjang banjir. Ada juga yang mogok. Namun, sebagian besar pengendara roda dua memilih jalur alternatif melalui jalan belakang Kelenteng Tanjungkarang menuju Dukuh Barisan, Desa Jati Wetan,” ujarnya, Kamis (15/1/2026).
Aris menyebut jalur alternatif tersebut relatif aman dilalui sepeda motor karena tidak terdapat genangan air. Ia pun menyarankan para pengendara roda dua untuk memilih jalur tersebut daripada memaksakan diri melintasi banjir yang berisiko merusak kendaraan.
“Banyak yang lewat sana, mulai anak sekolah sampai pekerja. Saat jam sibuk, pagi dan sore hari, jalur itu bahkan sempat macet,” tambahnya.
Hal senada disampaikan warga lainnya, Sofyan, yang mengaku lebih memilih melewati jalur alternatif karena aman dari banjir. Meski harus memutar sedikit lebih jauh, menurutnya jalur tersebut lebih aman bagi kendaraan.
Baca Juga: Kudus Masih Dikepung Bencana, Puluhan Ribu Jiwa Terdampak
“Mutarnya tidak terlalu jauh. Daripada lewat jalan yang tergenang banjir, lebih baik lewat sini,” katanya.
Sofyan mengaku memilih jalur tersebut setelah mendapat informasi bahwa ketinggian air di Jalan Kudus–Purwodadi kembali bertambah. Oleh karena itu, baik saat berangkat maupun pulang kerja, ia memilih menghindari jalur utama yang terdampak banjir.
Editor: Haikal Rosyada

