BETANEWS.ID, KUDUS – Kasus positif Covid-19 di Kudus bertambah tiga. Sebelumnya kasus positif sebanyak 37 kasus, sehingga kini jumlah total kasus sebanyak 40 kasus.
Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kudus dr Andini Aridewi menjelaskan, penambahan tiga kasus ini, yakni dua dari dalam Kabupaten Kudus, sisanya dari Kabupaten Demak. Dari tiga pasien baru, dua di antaranya tidak memiliki riwayat perjalanan.
“Untuk dua dari Kudus tidak memiliki riwayat perjalanan maupun kontak pasien positif Covid-19. Namun yang dari Demak ada riwayat perjalanan Kudus-Demak,” ungkap Andini Rabu (6/5/2020) malam.
Andini merinci ketiga pasien baru tersebut, pasien pertama yakni perempuan usia 42 tahun berdomisili di Kecamatan Bae, Kudus. Pada pasien ini sudah dilakukan swab Polymerase Chain Reaction (PCR) pada 24 April. Pasien ini dinyatakan positif Covid-19 6 Mei lalu.
Baca juga: Positif Covid-19 di Kudus Bertambah 6 Kasus, 3 Tenaga Medis di RS Mardi Rahayu
“Pasien tersebut tidak memiliki penyakit penyerta. Sekarang orangnya dirawat di rumah sakit Mardi Rahayu sejak 6 Mei,” jelasnya.
Untuk pasien kedua, kata Andini, yakni perempuan usia 27 tahun, beralamat di Kecamatan Jati, Kudus. Pasien yang tergolong muda ini tidak memiliki penyakit penyerta. Menurut Andini, hasil swab pasien tersebut telah keluar 6 Mei.
Pasien ketiga, kata Andini, berasal dari Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak. Menurutnya, pasien tersebut berjenis kelamin perempuan berusia 26 tahun. Selama ini dia bekerja di Kudus.
Baca juga: Satu Pasien Positif Covid-19 Asal Undaan Kudus Meninggal Dunia
“Pasien tersebut tidak memiliki penyakit penyerta. Untuk tracking dikondisikan Dinas Kesehatan setempat (Dinas Kesehatan Kabupaten Demak),” jelasnya.
Sementara itu, baru-baru ini ada informasi yang mengemuka bahwa ada satu pasien positif Covid-19 di Kudus yang dinyatakan meninggal. Menurut Andini, pasien tersebut bukan pasien baru, melainkan pasien lama. Pasien ini berasal dari Kecamatan Bae, Kudus.
Dia menjelaskan, pasien yang meninggal tersebut berjenis kelamin perempuan berusia 52 tahun. Pasien ini sudah dirawat di RSUD dr Loekmono Hadi sejak 23 Maret 2020. Dia meninggal tanggal 5 Mei dan memiliki penyakit penyerta.
“Jadi pasien ini pasien lama. Dia tidak memiliki riwayat perjalanan maupun kontak pasien Covid-19,” ungkapnya.
Baca juga: Pasien Positif Covid-19 di Kudus Capai 21 Orang, 5 Sembuh, 4 Meninggal
Andini menceritakan, pasien yang meninggal itu sebelumnya sempat dipulangkan sebelum hasil swab keluar. Menurutnya, saat itu hasil pemeriksaan menyatakan pasien dalam kondisi baik. Berdasarkan hasil tersebut, pasien dibolehkan untuk isolasi mandiri di rumah.
“Kemudian setelah hasil swab resmi keluar, pasien tersebut diisolasi dan dirawat di rumah sakit kembali,” jelasnya.
Hingga kini, kata Andini, ada total 40 pasien yang dinyatakan positif Covid-19. Dia merinci, Dari jumlah tersebut, 29 pasien masih dirawat, lima pasien dinyatakan sembuh dan enam pasien telah meninggal. Sedangkan untuk pasien dalam pengawasan (PDP), sebanyak 33 orang dalam perawatan, 51 orang telah sehat dan pulang, dan tiga orang dirujuk, serta 26 orang meninggal.
Editor: Suwoko

