31 C
Kudus
Jumat, Februari 27, 2026

Tinjau Persiapan Pasar Saerah Jelang Relokasi, Bupati Kudus: ‘Kami Ingin Ngewongke Pedagang’

BETANEWS.ID, KUDUS – Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris meninjau kesiapan Pasar Saerah jelang relokasi pedagang sayur malam dari Pasar Bitingan, Rabu (7/1/2025). Relokasi pedagang rencananya bakal dilaksanakan Kamis malam (8/1/2025).

Bupati Sam’ani menyampaikan, bahwa pedagang sayur Pasar Bitingan yang ada di jalan dan yang sudah mendaftar untuk bisa segera pindah ke Pasar Saerah. Semoga relokasi besok bisa berjalan dengan lancar.

Baca Juga: Tolak Pindah ke Pasar Saerah, Pedagang: ‘Sama-Sama Ilegal Mending Kami Berjualan di Bitingan’

-Advertisement-

“Pasar Saerah ini sudah siap untuk menampung para pedagang sayur. Meski masih ada perbaikan sedikit-sedikit, insyallah besuk selesai,” ujar Sam’ani kepada awak media.

Sam’ani mengaku, pihaknya sudah meminta kepada pengelola Pasar Saerah untuk menekan biaya retribusi. Tujuannya tentu agar tidak memberatkan para pedagang.

“Nantinya retribusi gratis selama tiga bulan. Setelah itu, retribusi kios sebesar Rp40 ribu sehari, sementara los Rp17 ribu per hari. Nominal tersebut sudah termasuk, listrik, kebersihan, dan keamaan,” bebernya.

Dia menekankan, bahwa relokasi Pasar Saerah karena ingin memanusiakan para pedagang sayur malam. Menurutnya, selama ini para pedagang berjualan di tepi jalan dan tanpa atap.

“Kami ingin ngewongke para pedagang. Selama ini ketika ada hujan mereka kehujanan. Berbeda dengan di Pasar Saerah, tempatnya rapi dan sudah atapnya. Kalau hujan tak lagi kehujanan dan tidak mengganggu arus lalu lintas,” jelasnya.

Salah satu pedagang yakni Yuliati mengaku, sudah siap pindah ke Pasar Saerah. Sebelumnya, ia berjualan di bagian belakang Pasar Bitingan, Kudus.

“Saya tidak keberatan direlokasi Pasar Saerah. Sebab tempatnya bagus dan nyaman. Tarif retribusinya juga masih terjangkau,” ujarnya.

Baca Juga: PAD Tak Capai Target, Disbudpar Kudus Ungkap Penyebabnya 

Humas Pasar Saerah, Riswanto mengatakan, kapasitas Pasar Saerah kurang 545 pedagang. Terdiri dari 108 kios dan sisanya sekira 437 lapak.

“Untuk saat ini semua sudah full. Tapi nanti jika ada pedagang yang ingin daftar, pasar bisa kita perluas,” ujarnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER