BETANEWS.ID, KUDUS – Di bawah terik matahari siang, seorang pria berbaju hitam sabar menanti pembeli di sebuah lapak sederhana. Ia adalah Sandi (34), pemilik usaha Es Teler yang berlokasi di Desa Karangbener, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.
Sandi menuturkan, usaha es teler tersebut baru ia jalani sejak bulan Ramadhan lalu. Meski tergolong baru, ia mengaku sudah mulai punya pelanggan.
Baca Juga: Punya Lima Varian Rasa, Bikang Cungkel Ambar Jadi Favorit di Kudus
Ia juga menjelaskan, bahwa dunia jualan bukanlah hal baru baginya. Sekitar lima tahun sebelumnya, ia sempat berjualan berbagai minuman seperti es oplos, es dawet, hingga es anggur.
“Kalau jualan memang sudah lama, tapi kalau es teler baru mulai dari puasa kemarin,” ujarnya saat ditemui beberapa waktu lalu.
Menu yang ditawarkan cukup beragam. Selain es teh yang dibanderol Rp3.000 per gelas, Sandi menyediakan es teler dalam tiga ukuran, yakni cup kecil seharga Rp5.000, cup sedang Rp8.000, dan cup besar Rp10.000. Dari ketiga pilihan tersebut, es teler ukuran kecil menjadi menu paling diminati pembeli.
“Dari semua ukuran, yang paling laku itu es teler harga Rp5.000,” katanya.
Soal isian, Sandi tak setengah-setengah. Setiap cup es teler diisi potongan nangka, alpukat, cincau, biji selasih, mutiara, serta bahan pelengkap lain yang menghadirkan rasa segar dan manis alami.
“Semua sudah full topping. Porsinya saja yang berbeda,” bebernya.
Dalam kesehariannya, Sandi membuka lapak es teler mulai pukul 09.00 WIB hingga menjelang Magrib. Sementara untuk penjualan es teh, ia masih melayani pembeli hingga tengah malam.
Baca Juga: Serunya Kulineran Sambil Belajar Membatik di Omah Sate Pak Taman Pati
Saat ini, Sandi melayani pembelian secara langsung di tempat maupun melalui pemesanan WhatsApp dengan sistem antar pribadi atau COD. Ia mengaku belum memanfaatkan platform daring atau aplikasi pesan antar untuk memasarkan produknya.
“Kalau pelanggan saya dari berbagai kalangan, mulai anak-anak hingga orang dewasa juga banyak,” tambahnya.
Penulis: Nania Rizka Apriliyani, Mahasiswa PPL PBSI UMK
Editor: Haikal Rosyada

