BETANEWS.ID, KUDUS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus mencatat dari sebanyak 958 anggota relawan di Kabupaten kudus, 793 anggota relawan atau 82 persen di antaranya telah tercover oleh BPJS Ketenagakerjaan. Hal itu dilakukan sebagai upaya menjamin para relawan yang telah berjuang membantu masyarakat yang dalam kesusahan mengalami kebencaanaan.
Dengan tugas yang begitu berat dan banyak kemungkinan risiko yang dialami, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melalui BPBD memberikan jaminan terhadap relawan yang ada. Baik relawan dari desa, relawan dari organisasi masyarakat, serta relawan dari BPBD.
Baca Juga: Puluhan Rumah Warga Gebang Pati Rusak Diterjang Angin Kencang
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Kudus, Eko Hari Djatmiko menyampaikan, sebanyal 793 relawan yang sudah tercover BPJS Ketenagakerjaan merupakan semua relawan yang sudah didata. Mereka di antaranya, merupakan personel relawan BPBD, Kencana, Destana, PMI, dan relawan lainnya.
“Sebagian besar sudah kami berikan jaminan, mungkin yang belum adalah relawan yang baru gabung. Khususnya tim rescue, untuk relawan destana yang belum masuk ke BPJS Ketenagakerjaan bisa segera didaftarkan,” ungkapnya.
Tujuan adanya fasilitas itu diberikan, supaya relawan yang sering berjibaku di lapangan merasa aman ketika menjalankan tugasnya. Hal itu dinilai penting, mengingat relawan senantiasa membantu korban bencana, baik banjir, longsor, serta kebakaran dengan risiko tinggi.
Baca Juga: Menteri LH Apresiasi RDF PT Pura, Diminta Gandakan Kapasitas untuk Bantu Penanganan Sampah Kudus
“Ya intinya agar mereka merasa aman, nyaman dalam menjalankan tugas membantu masyarakat yang mengalami kesusahan. Apalagi bencana alam tidak bisa diprediksi dan sewaktu-waktu membutuhkan adanya peran relawan,” tegasnya.
Dengan jaminan tersebut, dia berharap relawan terus menjadi bagian yang selalu bergerak melakukan penanganan bencana di mana pun bencana alam berada.
Editor: Haikal Rosyada

