Dilarang Angkat Tenaga Honorer, 103 Guru di Jepara Nasibnya Belum Jelas 

BETANEWS.ID, JEPARA – Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jepara, total masih terdapat 103 guru honorer yang belum terdaftar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).  

Sedangkan sesuai regulasi dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, mulai Januari 2026, Kepala Perangkat Daerah dan Kepala Sekolah dilarang untuk merekrut tenaga atau guru non ASN. 

Baca Juga: 43 Guru di Jepara Resmi Terima SK PPPK Paruh Waktu, Gajinya Rp750 Ribu Per Bulan 

-Advertisement-

Sehingga 103 guru honorer di Kabupaten Jepara yang saat ini belum ikut dilantik menjadi PPPK maupun PPPK Paruh Waktu nasibnya belum jelas. 

Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Jepara, Florentina Budi Kurniawati menjelaskan 103 guru honorer tersebut merupakan guru yang berada di luar data base Badan Kepegawaian Negara (BKN) atau termasuk dalam kategori R5. 

Sebagai upaya, Florentina mengatakan saat ini pihaknya sedang mengusulkan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) agar mereka bisa diusulkan sebagai PPPK Paruh Waktu. 

“Ada 103 tenaga honorer yang masuk kategori R5, itu semua guru yang berada di luar data base BKN,” katanya pada Betanews.id, Kamis (18/12/2025). 

Akan tetapi, dari 103 itu Florentina menambahkan hanya 88 guru yang bisa diusulkan. Mereka yang bisa diusulkan yaitu minimal memiliki masa kerja atau Terhitung Mulai Tanggal (TMT) sampai 1 November 2024.  

“Yang masa kerjanya kurang dari satu tahun tidak bisa kita ajukan,” jelasnya. 

Pengajuan tersebut menurutnya saat ini masih diproses di KemenPAN-RB. Ia sendiri belum dapat memastikan bagaimana kelanjutan dari 88 guru yang bisa diajukan maupun 15 guru yang tidak bisa diajukan untuk menjadi PPPK Paruh Waktu. 

Baca Juga: 1.813 PPPK Jepara Paruh Waktu Resmi Dilantik, Bupati: ‘Boleh Bahagia Tapi Jangan Berlebihan’

“Kami masih menunggu dari Kemenpan, sudah kami usulkan tp blm ada balasan sampai saat ini,” katanya. 

Florentina menyebutkan 88 guru yang bisa diusulkan merupakan guru SD-SMP yang memiliki masa kerja rata-rata 3-4 tahun. 

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER