31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Terdampak Pengembangan RSUD, Pasar Bitingan Kudus Bakal Dirobohkan

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus bakal melakukan pengembangan dan perluasan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leokmono Hadi. Pembangunan gedung baru di lahan eks Matahari Mall tersebut juga akan membuat Pasar Bitingan dirobohkan.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Kudus, Djati Solechah menyampaikan, informasinya pembangunan rumah sakit dilakukan pada tahun 2026. Dan, itu sudah dituangkan dalam Peraturan Daerah (Perda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Baca Juga: Desa Rahtawu Kudus Sambut Baik Rencana Tahura, Jadi Opsi Bagus Demi Tingkatkan PADes 

-Advertisement-

“Gedung baru RSUD di eke lahan Matahari Mall nantinya enam lantai. Karena butuh sarana dan prasarana pendukung, serta akses emergency dan sebagainya, sehingga nantinya bangunan Pasar Bitingan akan dirobohkan,” ujar Djati saat sosialisasi dengan pedagang sayur di Pasar Saerah Kudus, belum lama ini.

Djati menuturkan, untuk para pedagang nantinya bakal direlokasi. Para pedagang sayur, ikan, tahu, bumbu dan lainnya bakal direlokasi ke Pasar Saerah.

“Untuk pemindahan para pedagang sayur ke Pasar Saerah masih kita sosialisasikan. Semoga saja nanti ada titik temu,” bebernya.

Sedangkan untuk pedagang hasil konfeksi, lanjut Djati, rencananya nanti akan dibangunkan pasar baru di Wergu Kulon, Kecamatan Kota. Pasar baru tersebut nantinya menempati lahan seluas dua hektare.

“Pasar Baru tersebut nantinya untuk menampung padagang dari Pasar Bitingan. Luasnya dua hektar dan satu lantai. Sebab, kalau dua lanti kasihan yang dilantai atas, biasanya sepi,” ungkapnya.

Terkait dana pembangunan pasar baru tersebut, tutur Djati, saat ini sedang proses pengajuan ke pemerintah pusat. Estimasi hitung-hitungan sementara, pembangunan pasar baru tersebut menelan anggaran kurang lebih sebesar Rp 30 miliar.

“Anggaran sedang proses. Semoga pengusulan tersebut nantinya disetujui, sehingga pembangunan pasar baru di Kudus bisa dilaksanakan,” harapnya.

Sebagai informasi, saat ini Pemerintah Kabupaten Kudus sedang berupaya merelokasi pedagang sayur di Pasar Bitingan ke Pasar Saerah. Sosialisasi telah dilakukan, tetapi sangat alot terkait tarif retribusi kios dan lapak.

Baca Juga: Respon Peneliti Soal Wacana Gunung Muria Jadi Tahura, Ingatkan Harus Berpihak pada Masyarakat

Pihak Pasar Saerah menawarkan tarif retribusi kios sebesar Rp50 ribu dan los Rp18 ribu per hari. Tarif tersebut berlaku untuk 24 jam dan sudah berikut listrik, keamanan serta kebersihan.

Namun, para pedagang mengaku keberatan dengan tarif yang ditawarkan oleh pihak Pasar Saerah. Tarif Rp50 ribu untuk kios dan Rp18 ribu untuk los per hari tersebut dianggap terlalu mahal. Para pedagang pun meminta agar tarif retribusi disamakan dengan Pasar Bitingan, yakni separuh dari yang ditawarkan pihak Pasar Saerah.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER