31 C
Kudus
Senin, Februari 16, 2026

Peresmian Tugu Budaya Kampung Pesilat, Tandai Berakhirnya TMMD Sengkuyung lV di Getasrabi Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Kodim 0722 Kudus Tahap lV Tahun 2025 di Desa Getasrabi, Kecamatan Gebog, resmi ditutup, Kamis (6/11/2025). Upacara penutupan ditandai dengan peresmian Tugu Budaya Kampung Pesilat di desa tersebut.

Upacara penutupan yang dihadiri Dandim 0722/Kudus, Kapolres Kudus dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kudus tampil para pesilat dari beberapa perguruan, di antaranya, Setia Hati Teratai dan Kera Sakti. Mereka menampilkan berbagai seni dan atraksi.

Baca Juga: Ikut Kudus Fashion Week, Penjualan Diyah Flowers Meningkat 70 Persen 

-Advertisement-

Sekda Kudus, Revlisianto Subekti mengapresiasi kinerja aparat TNI khususnya KODIM 0722 yang telah menyelesaikan TMMD Sengkuyung Tahap lV di tahun 2025. Menurutnya, beberapa kegiatan termasuk pembangunan infrastruktur sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Hasilnya bisa dilihat sendiri. Jalan desa sudah dibangun. Serta jembatan penghubung dua kampung juga dibangun. Tentu kami atas nama masyarakat berterima kasih kepada KODIM 0722/Kudus,” ujar Revli kepada awak media.

Komandan Kodim (Dandim) 0722/Kudus, Letkol Inf Hermawan Setya Budi mengatakan TMMD Sengkuyung tahap lV di Desa Getasrabi resmi berakhir. Berbagai pembangunan infrastruktur dan kegiatan non fisik telah berhasil diselesaikan.

“Di TMMD Sengkuyung ini kami membangun jembatan untuk menghubungkan dua kampung. Pasalnya, sebelumnya jembatan tersebut berupa kayu,” ujar Letkol Hermawan Setya Budi.

Jembatan yang dibangun sepanjang 12 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi 5 meter. Selain jembatan, lanjut Dandim, persone TNI dari KODIM 0722 juga membangun Jalan Desa dengan betonisasi sepanjang 200 meter, lebar 2,5 meter dan tebal 15 sentimeter.

“Total anggaran kurang lebih Rp759,4 juta. Pada kegiatan TMMD ini kami juga melakukan kegiatan non fisik, antara lain, penyuluhan terkait penanganan stunting, edukasi pencegahan obat terlarang dan ketertiban masyarakat,” bebernya.

Baca Juga: Sidak Proyek Arpusda Senilai Rp10 M, Bupati Sam’ani Temukan Pasangan Granit Tak Presisi

Hari ini juga diresmikan Tugu Budaya Kampung Pesilat di Desa Getasrabi. Dia menuturkan, bahwa desa ini merupakan salah satu sentra perguruan silat di Kudus.

“Dengan diresmikan Tugu Budaya Kampung Pesilat ini, harapannya agar budaya pencak silat di Kudus bisa terus dikembangkan, serta terjadi kerukunan antar perguruan. Tetap pegang teguh persatuan, agar pencak silat di Kudus bisa lebih berprestasi,” harapnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER