31 C
Kudus
Senin, Februari 16, 2026

Keberadaan Pamsimas Disebut Jadi Biang Jumlah Pelanggan Perumda Tirta Muria Kudus Stag

BETANEWS.ID, KUDUS – Jumlah pelanggan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Muria Kabupaten Kudus sulit sekali untuk ditingkatkan. Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) serta sumber air dari Badan Usaaha Milik Desa (BUMDes) disebut jadi penyebab stagnannya jumlah pelanggan perusahaan air minum milik Pemerimtah Kabupaten (Pemkab) Kudus tersebut.

Direktur Perumda Tirta Muria Kudus, Winarno mengatakan, saat ini jumlah pelanggan Perumda Tirta Muria Kudus totalnya kurang lebih ada 52 ribu rumah. Jumlah pelanggan tersebut, menurutnya, stagnan dan sulit untuk ditingkatkan.

Baca Juga: Pemkab Kudus Tetapkan Wisata Bukit Patiayam sebagai Pembangunan Kawasan Perdesaan Strategis

-Advertisement-

“Meski mati-matian kita lakukan promosi jumlahnya stagnan di angka tersebut. Setiap dapat seribu pelanggan baru, kita juga kehilangan 500 pelanggan,” ujar Winarno kepada Betanews.id di Desa Medini, Kecamatan Undaan, belum lama ini.

Winarno mengungkapkan, faktor yang membuat jumlah pelanggan Perumda Tirta Muria stagnan. Di antaranya adalah kebedaraan Pamsimas dan sumber air milik BUMDes.

“Sebab banyak warga terutama di pedesaan itu sudah berlangganan Pamsimas. Sehingga agak susah agar mereka mau beralih menggunakan air bersih dari Perumda Tirta Muria,” bebernya.

Jumlah pelanggan yang stagnan, ungkap Winarno, tentu berdampak kepada realisasi pendapatan di tahun 2025 yang sulit untuk mencapai target. Pasalnya, hingga akhir September 2025 pendapatan Perumda Tirta Muria tercapai kurang lebih sebesar Rp3,7 miliar.

“Pada tahun 2025 ini pendapatan Perumda Tirta Muria Kudus ditarget kurang lenih Rp6,7 miliar. Jadi capaian sebesar Rp3,7 miliar itu masih jauh dari target,” ungkapnya.

Baca Juga: Hadapi Bencana Hidrometeorologi, Pemkab Kudus Siapkan Sarpras hingga 600 Personel Gabungan

Meski kemungkinan target tak tercapai, Winarno menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menyerah. Tahun ini, Perumda Tirta Muria menargetkan realisasi pendapatan mendekati Rp5 miliar, dengan strategi optimalisasi layanan dan peningkatan efisiensi di semua lini.

“Kita optimis saja. Berusaha semaksimal mungkin di angka Rp5 miliar. Mudah-mudahan kondisi lapangan mendukung,” imbuhnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER