31 C
Kudus
Senin, Februari 16, 2026

Hadapi Bencana Hidrometeorologi, Pemkab Kudus Siapkan Sarpras hingga 600 Personel Gabungan

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menggelar apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Selasa (4/11/2025). Sejumlah sarana prasarana (sarpras) kebencanaan, termasuk perahu karet, tenda, hingga sejumlah armada siap untuk mengantisipasi bencana alam di Kota Kretek. 

600 personel dari tim gabungan antar instansi juga disiapkan. Mereka di antaranya meliputi, BPBD Kudus, Kodim 0722/Kudus, Polres Kudus, Dishub Kudus, Satpol PP Kudus, Dinas PUPR, Dinas PKPLH, BBWS, PMI Kudus, PT Sukun Wartono Indonesia, PT Djarum, PT Pura, dan lainnya.

Baca Juga: DPRD Kudus Soroti Pelayanan Buruk RSUD Loekmono Hadi, Usai Video Viral di TikTok

-Advertisement-

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris menyampaikan, kegiatan tersebut untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi potensi ancaman bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, cuaca ektrim yang kerap melanda beberapa wilayah di Kabupaten Kudus.

Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Kudus, Januari hingga September 2025, telah terjadi 186 kejadian bencana. Terdiri dari 78 ribu jiwa terdampak, serta potensi kerugian mencapai lebih dari Rp70 miliar. Angka tersebut menurutnya, menjadi pengingat, bahwa tidak hanya merusak kehidupan masyarakat, tapi juga menganggu perekonomian dan infrastruktur daerah. 

“Oleh karena itu, kita perlu meningkatkan kesiapsiagaan untuk memastikan bahwa respons terhadap bencana dapat dilakukan secara cepat dan efektif. Sehingga hal ini dapat meminimalisir dampak yang ditimbulkan,” bebernya. 

Pihaknya memastikan semua pihak sepakat untuk mengantisipasi dan menangani bencana secara bersama-sama. Hal itu dilakukan karena bencana menjadi tanggungjawab semua sektor. 

“Termasuk pengaktifan siskampling, merupakan bagian dari deteksi dini adanya bencana alam mulai dari wilayah terkecil. Kita berdoa semoga Kudus terhindar dari bencana alam,” tuturnya. 

Untuk mengantisipasi bencana alam, ia sudah menyiapkan tiga alat berat berupa eskavator yang berada di Dinas PUPR. Ia menegaskan, alat berat ini bisa digunakan siapa saja, termasuk pihak desa yang memerlukan alat berat untuk menangani bencana alam di daerah. 

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kudus, Eko Hari Djatmiko menambahakan, kegiatan apel diikuti oleh 600 personel dari lintas instansi. Mulai sekarang mereka sudah siap diterjunkan, apabila diperlukan. 

“Tujuan adanya kegiatan apel untuk menyiapkan personel maupun sarpras guna menanggulangi bencana. Sehingga ketika terjadi bencana, dapat langsung ditindaklanjuti,” jelasnya. 

Baca Juga: Dapur MBG Polres Kudus Sudah Beroperasi 2 Pekan, Intip Berbagai Menunya

Menurutnya, apel dilakukan berdasarkan UU Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penggulangan Bencana. Selain itu, apel tersebut juga sebagai bagian tindaklanjut dari surat edaran Gubernur Jawa Tengah untuk mempersiapkan penanggulangan bencana di musim hujan. 

“Masyarakat harus tetap waspada dan tidak panik apabila terjadi bencana,” imbuhnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER