31 C
Kudus
Senin, Februari 16, 2026

Arpusda Kudus Latih Siswa Disabilitas Buat Ecoprint, Buka Jalan Kemandirian Ekonomi

BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Kudus menggelar pelatihan pembuatan ecoprint bagi para siswa penyandang disabilitas. Kegiatan ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam mendorong kemandirian dan kepercayaan diri anak-anak berkebutuhan khusus melalui pembekalan keterampilan kreatif.

Pelatihan yang digelar di Arpusda Kudus tersebut diikuti puluhan siswa dari dua Sekolah Luar Biasa (SLB), yakni SLB Purwosari dan SLB Kaliwungu. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahap pembuatan ecoprint, mulai dari proses pewarnaan alami hingga pencetakan motif daun di atas kain.

Baca Juga: Pemkab Kudus Tetapkan Wisata Bukit Patiayam sebagai Pembangunan Kawasan Perdesaan Strategis

-Advertisement-

Kepala Dinas Arpusda Kabupaten Kudus, Mutrikah, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program nonbudgeter yang sebelumnya telah berjalan. Menurutnya, pelatihan ini dirancang untuk memaksimalkan potensi para siswa disabilitas agar lebih siap bersaing di masa depan.

“Tujuannya supaya mereka punya semangat untuk meraih masa depan dengan cara dibekali keterampilan. Salah satunya lewat pelatihan pembuatan ecoprint ini,” ujar Tika kepada awak media, Selasa (4/11/2025).

Ia menambahkan, keterampilan seperti ecoprint dapat menjadi sumber penghasilan bagi para penyandang disabilitas di kemudian hari. Dengan memiliki kemampuan khusus, para siswa bisa lebih mandiri secara ekonomi maupun mental.

“Dengan begitu, anak-anak penyandang disabilitas Kudus kelak bisa hidup mandiri, tidak bergantung pada orang lain,” tuturnya.

Tika berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti pada tahap pelatihan dasar, tetapi berlanjut hingga ke tahap produksi. Ke depan, Arpusda berencana memberikan pelatihan lanjutan agar para siswa mampu membuat pola dan desain ecoprint secara mandiri.

“Mereka sudah mulai bisa membuatnya dan terlihat sangat antusias. Selanjutnya kami akan latih lagi agar benar-benar menguasai semua tahapan pembuatan ecoprint,” tambahnya.

Selain sebagai wadah pengembangan keterampilan, kegiatan ini juga menjadi cara Arpusda Kudus menarik minat masyarakat untuk datang ke perpustakaan daerah. Setelah mengikuti pelatihan, peserta akan diperkenalkan dengan berbagai literasi dan diajak untuk mencintai kegiatan membaca.

“Biasanya mereka yang tidak tertarik membaca buku, setelah ikut kegiatan seperti ini jadi mau datang ke Arpusda. Nah, di situ kami berikan edukasi pentingnya membaca,” jelasnya.

Baca Juga: Hadapi Bencana Hidrometeorologi, Pemkab Kudus Siapkan Sarpras hingga 600 Personel Gabungan

Tika menegaskan, Arpusda Kudus tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai pusat pengembangan kreativitas masyarakat, termasuk bagi kalangan disabilitas. Ia berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat Kudus.

“Semangat kami adalah menggali potensi anak-anak penyandang disabilitas agar mereka bisa berkarya dan memiliki masa depan yang lebih baik,” imbuhnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER