31 C
Kudus
Senin, Februari 16, 2026

Dongkrak Ekonomi Lokal, Bupati Kudus Imbau SPPG Belanja Bahan Pokok di Warga Sekitar dan Pasar Tradisional

BETANEWS.ID, KUDUS – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah mulai berjalan di Kabupaten Kudus. Program unggulan dari Presiden Prabowo Subianto tersebut, selain memperbaiki gizi anak juga diharapkan bakal mampu mendongkrak perekonomian masyarakat.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris menyampaikan, saat ini ada 21 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di Kota Kretek yang sudah beroperasi. Masing-masing SPPG menyuplai MBG kurang lebih kepada 3 ribu siswa.

Baca Juga: Bongkar Fakta Gelap LGBT, MUI Kudus Ajak Dokter dan Polisi Perangi Krisis Moral Generasi Muda

-Advertisement-

“Kami juga akan mengecek langsung ke lapangan, terkait dampak program MBG kepada ekonomi masyarakat. Hal itu untuk memastikan, selain gizi anak terpenuhi, program MBG ini juga berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat,” ujar Sam’ani kepada awak media, belum lama ini.

Sam’ani mengungkapkan, ingin melihat langsung setiap SPPG tersebut belanja kebutuhannya dimana?. Di antaranya, belanja beras, telur, daging ayam, sayur-mayur dan bumbu masakan.

“Jangan sampai aneka kebutuhan tersebut didatangkan dari lain daerah. Sehingga masyarakat Kudus hanya jadi penonton saja, dan Kudus tak terdampak perputaran ekonominya,” bebernya.

Nantinya, lanjut Bupati Sam’ani, berkeinginan agar pelbagai kebutuhan pokok MBG dibeli di Kudus sendiri. Baik, di warung sekitar SPPG maupun di pasar tradisional di Kabupaten Kudus.

“Apalagi beberapa tahun terakhir pasar tradisional di Kudus ini sepi. Dengan adanya SPPG berbelanja kebutuhan MBG tentu akan mampu meramaikan pasar dan mendongkrak ekonomi kerakyatan,” tuturnya.

Untuk percepatan program MBG di Kudus, Sam’ani mengatakan, Pemkab Kudus berencana ke Jakarta guna berkonsultaai dengan Badan Gizi Nasional. Tujuannya agar program MBG di Kudus berjalan dengan baik dan lancar, sesuai Aswa Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Pemkab Kudus mendukung penuh program MBG. Semoga program ini mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, serta meningkatkan gizi dan prestasi anak-anak di Kudus guna menyongsong Indonesia emas,” imbuh Sam’ani.

Baca Juga: Padukan AR dan Budaya Nusantara, Dua Siswi MAN 2 Kudus Raih Juara 2 FIKSI 2025

Pihaknya juga sudah bertemu dengan semua pengurus SPPG di Kota Kretek, pasalnya, Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) MBG di Kudus adalah wakil bupati Bellinda Putri Sabrina Birton. Dari pertemuan tersebut disepakati bahwa semua SPPG harus dilengkapi dengan kamera Closed-Circuit Television (CCTV).

“Kamera CCTV di masing-masing SPPG nantinya terkonektifitas dengan Pemkab Kudus, Kodim 0722 serta Polres Kudus. Sehingga setiap hari kita bisa memantau, apabila terjadi sesuatu bisa dilakukan langkah konkrit untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” tandasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER