BETANEWS.ID, KUDUS – Bangunan di sisi belakang Arjuna Resto sudah mulai terlihat bentuknya, siang itu. Tampak beberapa pekerja bahu membahu merangkai bambu yang sudah mereka kerjakan tiga bulan ini. Pondokan tersebut adalah gazebo karya seniman bambu Toyib Bukhairi (39).
Pria yang akrab disapa Gimbal itu mengatakan, kedatangannya ke Kabupaten Kudus adalah untuk membangun empat gazebo sebagai pengembangan resto yang berada di Jalan Lingkar Utara, Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Pondokan bambu ini ada yang satu lantai, dua lantai, dan tiga lantai.

“Sebagai seniman bambu, saya menerima semua order pembuatan karya dari bambu. Sesulit dan serumit apa pun pasti saya bisa kerjakan,” ujar pria berambut gimbal sepunggung tersebut, Jum’at (17/4/2020).
Ada empat model gazebo yang dibangunnya di Arjuna Resto. Gazebo paling utara bermodel payung dan berlantai dua. Dua gazebo tengah berlantai satu dengan konsep santai untuk ngopi. Sedangkan gazebo paling selatan berkonsep tiga lantai.
“Itu yang gazebo tengah dindingnya ada anyaman bambu membentuk cangkir kopi,” beber pria yang sudah dikaruniai tiga anak itu.
Baca juga: Panggilan Mertua Pembuka Jalan Takdir Gimbal Jadi Seniman Bambu
Dia menjamin, meski berbahan bambu, gazebo karyanya mampu bertahan hingga puluhan tahun. Keyakinannya ini didasarkan atas pilihan jenis bambu dan metode pembangunan yang sudah lama ia praktikkan.
“Gazebo yang saya bangun ini semuanya berbahan bambu. Hanya atapnya saja yang dari welit. Meskipun dari bambu, saya jamin kuat,” tegas pria yang pernah bekerja sebagai sopir angkutan itu.
Untuk gazebo ini, Pria asal Kabupaten Ngawi, Jawa Timur itu memilih bambu apus dan bambu hitam. Menurutnya, saat membuat bangunan dari bambu harus terencana kekuatan serta seninya. Kuat itu agar yang menempati nyaman, sedangkan seninya itu agar bangunan terlihat bagus dan punya nilai seni tinggi.
“Pondasi gazebo tetap saya cor agar kuat. Untuk bagian atasnya selain memikirkan kekuatan kita juga harus memikirkan seni dan artistiknya,” ujarnya.
Baca juga: Jandaku, Tawarkan Aneka Produk Mebel dari Jati Belanda
Untuk memperkuat bangunan, Gimbal memilih menggunakan baut. Karena menurutnya, mengaitkan atau menyatukan satu bambu dengan lainnya akan lebih aman menggunakan baut. Beberapa bagian bangunan yang menggunakan baut ini seperti penyangga lantai panggung, sekur, tangga dan lainnya.
“Kalau hanya pakai paku dan tali itu sudah tidak relevan. Apalagi untuk bangunan bambu bertingkat. Sangat bahaya dan bisa roboh,” tutup Gimbal.
Editor: Ahmad Muhlisin

