Dukung Pembangunan 2 Gedung Baru RSUD Loekmono Hadi, DPRD Kudus Dorong Peningkatan Layanan

BETANEWS.ID, KUDUS – Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus mendukung pembangunan dua gedung baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Loekmono Hadi. Dua pembangunan yakni gedung onkologi dan stroke serta gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK).

Ketua Komisi D DPRD Kudus, Mardijanto menyampaikan, dengan adanya pembangunan tersebut tentu fasilitas di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) makin lengkap. Sehingga bakal mampu mengurangi rujukan pasien ke rumah sakit di Semarang.

Baca Juga: Pastikan Tak Ada Lagi Proyek Asal Jadi, Begini Upaya Dinas PUPR Kudus

-Advertisement-

“Terutama pasien kanker dan stroke. Selama ini banyak sekali pasien dua penyakit tersebut yang dirujuk ke Semarang. Dengan adanya poli onkologi dan stroke, nanti pasien tidak perlu dirujuk ke Semarang lagi, karena sudah bisa ditangani di RSUD Loekmono Hadi,” ujar Mardijanto di ruang kerjanya belum lama ini.

Mengingat anggaran pembangunan yang cukup besar, politikus Partai Demokrat tersebut mengingatkan agar pembangunan bisa selesai tepat waktu. Selain itu, mutu dan kualitas bangunan harus sesuai yang sudah ditentukan.

“Serta harus benar-benar rapi. Kualitas dan mutu bangunan harus benar-benar di jaga,” ucap Mardijanto.

Pada kesempatan tersebut, Mardijanto juga mendorong agar RSUD Loekmono Hadi selalu meningkatkan pelayanan terhadap pasien. Mengingat, di Kudus ini banyak rumah sakit swasta dan pelayanannya juga bagus-bagus.

“Selama ini pelayanan RSUD Loekmono Hadi sudah bagus, tetapi saya mendorong untuk terus ditingkatkan. Sehingga nanti jadi pilihan utama bagi warga untuk berobat,” bebernya.

Oleh karenanya, ia juga sepakat dengan pembangunan IGD PONEK yang dilakukan RSUD Loekmono Hadi. Menurutnya, dengan adanya pembangunan IGD baru, tentunya jumlah bed juga akan bertambah.

“Harapan kami, ketika fasilitas bertambah, maka pelayanan terhadap pasien juga harus ditingkatkan. Di IGD itu ketika ada pasien, seyogyanya ada tenaga kesehatan yang mengawal,” harapnya.

Sebagai informasi, RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus hari ini secara resmi melaksanakan peletakan batu pertama sebagai penanda dimulainya dua proyek pembangunan infrastruktur layanan kesehatan, yaitu Gedung IGD dan PONEK, serta Gedung Stroke dan Onkologi. Peletakan batu pertama dilakukan secara simbolis oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dan Wakil Bupati, Bellinda Sabrina Birton, Jum’at (15/8/2025).

Baca Juga: Tuntaskan Genangan di Perempatan Jember, Pemkab Kudus Genjot Pembangunan Drainase

Pembangunan dua gedung tersebut menelan anggaran kurang lebih sebesar Rp51,4 miliar. Terdiri dari pembangunan gedung poli stroke dan onkologi lima lantai sebesar Rp44,6 miliar yang bersumber dari dana cukai. Serta gedung IGD PONEK dua lantai sebesar Rp 6,8 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Pembangunan gedung poli stroke dan onkologi dimulai 14 Agustus 2025 dan target selesai pada 27 Desember 2025. Sementara untuk pembangunan IGD Ponek dimulai lebih awal, yaitu pada 25 Juli hingga 21 Desember 2025, dengan masa pelaksanaan 150 hari kalender.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER