Apresiasi Lomba Keluarga ASIK, BLDF dan Pemkab Kudus Dorong Pengelolaan Sampah dari Tingkat Keluarga

BETANEWS.ID, KUDUS – Pelaksanaan Lomba Keluarga ASIK (Apik dan Resik) Kabupaten Kudus 2026 mencapai puncaknya pada Selasa (9/6/2026). Kegiatan yang digagas Tim Penggerak PKK Kabupaten Kudus bersama Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) itu menjadi bagian dari upaya mendorong budaya pengelolaan sampah dari tingkat keluarga.

Program tersebut merupakan bagian dari gerakan Kudus ASIK yang telah berjalan sejak Desember 2025. Melalui berbagai kegiatan edukasi dan pelatihan, program ini mendorong masyarakat untuk membiasakan pemilahan sampah dari sumbernya serta mengurangi penggunaan barang sekali pakai.

Pada tahap awal, sebanyak 150 kader PKK mengikuti sosialisasi mengenai pengelolaan sampah berkelanjutan. BLDF kemudian memfasilitasi empat kelas pelatihan guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam mengelola sampah rumah tangga.

-Advertisement-

Lomba Keluarga ASIK digelar sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menerapkan praktik pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing. Dari seluruh peserta yang mengikuti program, sebanyak 16 nominasi terpilih setelah melalui proses penilaian dan verifikasi lapangan.

Director Communications Djarum Foundation, Mutiara Diah Asmara, mengatakan keluarga memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan dan karakter generasi mendatang, termasuk dalam menjaga lingkungan.

Baca juga : 20 Tahun Menunggu, Warga Tanjungrejo Kini Punya Jembatan Penghubung ke Lahan Pertanian

“Kami meyakini keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun perubahan perilaku. Antusiasme masyarakat yang terlihat dari puluhan konten dan partisipasi berbagai elemen masyarakat menunjukkan kepedulian yang besar terhadap pengelolaan sampah,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, BLDF juga meluncurkan peta digital berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) yang memuat 525 titik penjemputan sampah di Kabupaten Kudus. Peta tersebut diharapkan memudahkan masyarakat menemukan lokasi pengumpulan sampah, khususnya sampah organik.

Saat ini terdapat 10 armada yang bertugas melakukan penjemputan sampah setiap hari. Setiap armada mampu mengangkut sekitar 70 hingga 120 tong sampah dengan jangkauan layanan hingga 27 kilometer dari Pusat Pengelolaan Sampah Organik (PPO) Djarum.

Menurut Mutiara, peluncuran peta digital tersebut merupakan bagian dari komitmen BLDF dalam mendukung transformasi digital sekaligus mendukung visi Pemerintah Kabupaten Kudus untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, mengapresiasi berbagai program yang dijalankan BLDF dalam mendukung pengelolaan lingkungan di Kabupaten Kudus. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan berbagai program lingkungan.

“Kegiatan ini bukan hanya menyebarluaskan pemahaman tentang pentingnya pengelolaan sampah, tetapi juga membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama,” kata Sam’ani.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kudus, Didik Tri Prasetiyo, menambahkan persoalan sampah tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah sendiri. Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat, terutama dalam memilah sampah dari rumah tangga, menjadi kunci keberhasilan pengelolaan sampah secara menyeluruh.

“Penanganan sampah membutuhkan peran seluruh elemen masyarakat. Pemilahan sampah dari rumah tangga menjadi kunci keberhasilan pengelolaan sampah secara menyeluruh,” kata Didik.

Sebagai informasi, program Kudus ASIK telah dijalankan BLDF sejak 2022 dengan fokus pada edukasi pengelolaan sampah organik berbasis digital. Melalui kolaborasi dengan 525 mitra yang terdiri atas rumah makan, pasar tradisional, hotel, korporasi, dan masyarakat desa, program tersebut berhasil menghimpun sekitar 50 ton sampah organik setiap hari untuk diolah di Pusat Pengelolaan Sampah Organik Djarum Oasis.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER