31 C
Kudus
Kamis, Februari 19, 2026

Koordinator Masyarakat Pati Bersatu Bantah Tudingan Sudewo Demo Ditunggangi Kepentingan Politik

BETANEWS.ID, PATI – Koordinator Donasi Masyarakat Pati Bersatu, Teguh Isdiyanto membantah pernyataan Bupati Pati Sudewo yang menduga massa yang akan melakukan aksi demo pada 13 Agustus 2024 mendatang ditunggangi oleh kepentingan politik. Teguh menyebutkan aksi ini murni datang dari masyarakat Pati bersatu.

“Yang menyatakan bahwa gerakan kami ditunggangi itu adalah hoaks,” ujat Teguh ditemui di posko penggalangan donasi sedi kawasan Alun-alun Pati, Sabtu (9/8/2035).

Baca Juga: Memanas! Sudewo Diteriaki Warga saat Sambangi Posko Penggalangan Donasi Demo

-Advertisement-

Menurutnya aksi ini murni dari kalangan masyarakat umum. Menurutnya syarat ikut aksi demo pada 13 Agustus 2025 ini adalah warga Pati.

“Jadi kita murni gerakan warga Pati. Jadi syarat ikut gerakan kami mereka adalah warga Pati,” ungkapnya.

“Kami tidak menerima orang lain yang mengatasnamakan ormas tidak. Baju kita adalah warga Masyarakat Kabupaten Pati. Ketika ada orang luar mau bergabung kita tidak bertanggung jawab itu,” debutnya.

Teguh menyayangkan pernyataan Bupati Pati yang menduga massa ini ditunggangi oleh kepentingan politik. Dia berharap kepada Bupati Sudewo jangan mengadu domba masyarakatnya sendiri.

“Kami menyayangkan perkataan pak Bupati jangan membikin statemen yang membuat resah warga. Jadi kami mohon Bapak Bupati Sudewo jangan adu domba warga Pati,” ujarnya.

“Warga Pati sudah ingin bersatu ini sudah menunjukan antusias dan pengen bersatu jangan pecah belah jangan adu domba,” lanjut Teguh.

Diberitakan sebelumnya Bupati Pati Sudewo menduga aksi warga Pati saat ini ditunggangi oleh kepentingan politik. Hal ini disampaikan Sudewo selepas menemui warga di posko penggalangan dana aliansi Masyarakat Pati Bersatu di Alun-alun Pati semalam.

Baca Juga: Tetap Demo Meski Kenaikan PBB Dibatalkan, Warga Sebut Sudah Tak Percaya Lagi Omongan Sudewo

Menurutnya tuntutan mengenaikan pajak 250 persen telah dibatalkan. Kemudian juga kebijakan lima hari sekolah kembali ke enam hari. Dari hal itu, Sudewo kemudian menyimpulkan jika massa diduga ditunggangi oleh kepentingan politik.

“Berarti saya menyimpulkan itu tidak murni berarti ada yang menunggangi. Itu kepentingan politik,” kata Sudewo.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER