31 C
Kudus
Kamis, Februari 19, 2026

Memanas! Sudewo Diteriaki Warga saat Sambangi Posko Penggalangan Donasi Demo

BETANEWS. ID, PATI – Sudewo, Bupati Pati bersama Forkopimda menyambangi posko penggalangan donasi yang berada di depan Kantor Bupati Pati pada Jumat (8/8/2025) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Pantauan di lapangan, rombongan Bupati Pati ini menemui massa yang berada di posko penggalangan donasi tersebut. Tampak Bupati Sudewo ditemui warga yang sedang ada di posko. Mereka sempat berdialog mengenai pembatalan kenaikan PBB 250 persen hingga rencana Bupati Sudewo yang akan umrah saat tanggal 13 Agustus 2025.

Baca Juga: Tak Hanya di Depan Kantor Bupati, Posko Donasi untuk Demo Juga Muncul di Gembong

-Advertisement-

Saat itu Bupati Sudewo sempat menemui salah satu perwakilan massa bernama Supriyono. Mereka sempat bersalaman dan berpelukan. Namun massa kemudian mengucapkan agar Sudewo untuk menunggu aksi pada 13 Agustus 2025 mendatang.

Namun, momen itu sekejap berubah memanas ketika Supriyono berteriak “Selamat bertemu pada 13 Agustus”. Sudewo kemudian disoraki warga yang sedang ada di sekitar Alun-alun Pati.

Rombongan Bupati Pati Sudewo lalu meninggalkan posko. Bupati Sudewo disoraki hingga diteriaki lengserkan oleh warga yang ada di sekitar Alun-alun Pati.

“Huhu, lengserkan, lengserkan,” teriakan warga di sekitar Alun-alun Pati malam ini.

Ketika dikonfirmasi, Bupati Sudewo mengaku berupaya untuk menemui massa. Menurutnya dia mengajak masyarakat untuk menciptakan suasana aman dan kondusif.

“Niat saya baik supaya mereka juga mau menahan diri, sama-sama menciptakan suasana aman dan kondusif di Pati. Karena logikanya dia mau karena tuntutannya mereka supaya PBB itu diturunkan, kan saya akomodir, tidak hanya turun melainkan kami batalkan,” ujar Sudewo.

Sudewo mengaku sempat berdialog dengan warga yang ada di posko penggalangan donasi. Mulai dari soal pembatalan kenaikan PBB 250 persen hingga dia dikabarkan akan umrah saat tanggal 13 Agustus 2025.

“Ada juga yang menuntut lima hari sekolah kembali enam hari sekolah, kan saya akomodir juga. Jadi dua-duanya saya akomodir, logikanya sudah selesai, yang mau dituntut apalagi. Maka saya ngajak itu supaya dia nahan menciptakan suasana damai,” jelasnya.

“Tapi kenyataannya masih seperti itu. Berarti saya menyimpulkan itu tidak murni berarti ada yang menunggangi. Itu kepentingan politik,” ucap Sudewo.

“Sudah saya jelaskan satu katanya slogan Pati Bumi Mina Tani diganti Pati Mutiara berarti tidak. Pati Mutiara itu tema hari jadi Kabupaten Pati 702 bukan mengubah slogan itu clear,” Sudewo melanjutkan.

Menurutnya ada opini yang menggiring membenci dirinya. “Katanya 13 Agustus katanya saya mau umroh. Tanggal 17 Agustus 2025 menjadi irup upacara kan nggak mungkin saya berangkat umroh,” jelasnya.

Baca Juga: Usai PBB Batal Dinaikkan 250 Persen, Giliran Kebijakan Lima Hari Sekolah Ikut Dibatalkan

“Itu bangun opini untuk membenci saya,” imbuhnya.

Sementara itu terpantau di posko masih ramai hingga malam ini. Warga yang memberikan donasi juga terus berdatangan.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER