31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Emosi Warga Memuncak! Kantor Satpol PP Pati Dikepung, Donasi untuk Demo Diminta Dikembalikan

BETANEWS.ID, PATI – Suasana di Markas Satpol PP Kabupaten Pati memanas, Selasa (5/8/2025) siang. Puluhan warga yang tergabung dalam Masyarakat Pati Bersatu mendatangi markas penegak Perda itu dengan satu tuntutan, untuk mengembalikan donasi yang disita. 

Sekitar pukul 12.30 WIB, massa mulai berdatangan. Mereka mengepung Kantor Satpol PP dan mendesak aparat segera mengembalikan barang donasi yang sebelumnya mereka kumpulkan.

Baca Juga: Gubernur Jateng Gelontorkan Rp349 Miliar untuk Bangun 17 Ribu RTLH

-Advertisement-

Warga menilai langkah penyitaan donasi dari warga untuk aksi demo 13 Agustus 2025 mendatang itu, dilakukan secara sewenang-wenang dan tanpa dasar hukum yang jelas.

“(Tadi) tiba-tiba Satpol PP datang tanpa memperlihatkan surat tugas dan menyita donasi. Sehingga warga meminta kepada Satpol PP untuk mengembikan,” ujar Kuasa Hukum warga, Essera Gulo.

Essera bahkan mengancam akan menempuh jalur hukum apabila donasi tidak segera dikembalikan.

”Kalau tidak dikembalikan ini kami bisa lapor dengan tuduhan mencurian. Katena mereka tidak punya surat tugas dan surat penyerahan,” ucapnya. 

Awalnya, sempat muncul harapan donasi akan dikembalikan. Hal ini terlihat ketika petugas Satpol PP yang mulai mengangkut beberapa dus air mineral dari kantor ke mobil, tanda bahwa pengembalian akan dilakukan. Warga bersorak gembira.

Namun, suasana berubah drastis saat Plt Sekda Pati, Riyoso, muncul di lokasi. Ia justru menghentikan proses pengembalian tersebut dan menyatakan bahwa penyitaan itu sudah sesuai dengan Perda.

Namun akhirnya, Riyoso sedikit melunak. Meski begitu, ia melarang penggalangan donasi dilakukan di kawasan Simpang Lima Pati. 

Baca Juga: Gubernur Jateng Gelontorkan Rp349 Miliar untuk Bangun 17 Ribu RTLH

“Perda 7 tahun 2018. Boleh diambil tapi jangan di tempat yang dilarang. Di sana tidak boleh yang bukan peruntukkannya. Boleh diambil, tapi tak boleh di tempat itu,” ucapnya.

Pernyataan Riyoso menyulut kembali emosi warga. Adu argumen pun tak terhindarkan. Massa yang hadir semakin banyak dan mengepung kantor Satpol PP dari berbagai sisi.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER